Breaking News:

Wisatawan Indonesia Bisa Liburan ke Singapura Tanpa Karantina Mulai 29 November 2021, Ini Syaratnya

Mulai 29 November 2021, Singapura memberlakukan perjalanan bebas karantina sebagai langkah menghidupkan kembali pariwisata.

Pexels.com/Robert Stokoe
Ilustrasi suasana malam di Singapura, Senin (10/8/2020). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kabar baik untuk wisatawan Indonesia yang ingin liburan ke Singapura.

Mulai 29 November 2021, Singapura memberlakukan perjalanan bebas karantina sebagai langkah menghidupkan kembali pariwisata.

Singapura saat ini juga sedang berbicara dengan India untuk melanjutkan layanan penerbangan komersial terjadwal antar kedua negara.

Tujuannya adalah untuk memulai dua penerbangan Vaccinated Travel Lane (VTL) setiap hari, dari Chennai, Delhi dan Mumbai.

Dikutip TribunTravel dari laman Straits Times, saat ini satu-satunya penerbangan dari Singapura yang diperbolehkan membawa penumpang ke India hanya penerbangan bantuan yang disewa pemerintah.

Selain itu, turis dari Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab juga akan dapat memasuki Singapura mulai 6 Desember 2021 dalam perluasan lebih lanjut skema Jalur Perjalanan Vaksin (VTL).

Namun, Indonesia saat ini masih menutup perjalanan dari Singapura.

Wisatawan dapat melakukan perjalanan tanpa karantina dari dan ke India, Qatar, Arab Saudi, dan UEA, yang telah membuka perbatasan untuk wisatawan yang divaksinasi dari Singapura.

Otoritas Penerbangan Sipil Singapura (CAAS) akan mengumumkan perluasan VTL pada Senin, (15/11/2021).

Dalam konferensi pers oleh gugus tugas multi-kementerian Covid-19, Menteri Perhubungan S. Iswaran mengatakan, negara-negara yang akan diizinkan masuk Singapura adalah semua tujuan penting.

Termasuk India yang menyumbang sekitar 7 persen dari kedatangan penumpang di Bandara Changi pada tahun 2019.

Mr Iswaran juga berharap Indonesia akan segera membuka kembali perbatasannya untuk pelancong dari Singapura.

Akan ada dua penerbangan VTL harian antara Singapura dan Jakarta sebagai permulaan, dan akan ditambah menjadi empat.

India, Indonesia, Qatar, Arab Saudi dan UEA masuk dalam klasifikasi risiko Covid-19 Kategori Dua menurut Kementerian Kesehatan Singapura.

Artinya, negara-negara tersebut memiliki tingkat kasus Covid-19 yang serupa atau lebih rendah daripada Singapura dan negara-negara VTL lainnya.

Pada 6 Desember 2021, Singapura akan memiliki total 21 VTL.

Wisatawan yang memasuki Singapura dengan skema VTL harus dites Covid-19 dua hari sebelum keberangkatan ke Singapura, serta pada saat kedatangan.

Sejak 11 November 2021, wisatawan dapat menyerahkan hasil tes negatif dari tes swab polymerase chain reaction (PCR) atau tes cepat antigen yang diberikan secara profesional.

Setibanya di sana, mereka akan diminta untuk menjalani tes PCR, dan dapat melanjutkan aktivitasnya jika hasilnya negatif.

Dengan penambahan negara-negara VTL baru, kuota kedatangan harian secara keseluruhan melalui skema tersebut akan ditingkatkan dari 6.000 menjadi 10.000. (TribunTravel.com/tyas)

Baca juga: TRAVEL UPDATE: Indahnya Pantai Saudare Kite di Bintan, Tawarkan Pemandangan Pasir Putih

Baca juga: 7 Tempat Wisata di Gianyar untuk Libur Natal 2021, Bali Safari Park Jadi Favorit

Baca juga: Tiket Pesawat Rute Lombok-Jakarta, Terbang Langsung Mulai Rp 700 Ribuan

Baca juga: Mulai 29 November, Turis Indonesia yang Telah Divaksinasi Bisa Liburan ke Singapura Tanpa Karantina

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved