Breaking News:

Belanda Kembali Melakukan Lockdown Sebagian Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

Perdana Menteri Sementara, Mark Rutte mengatakan pidato tentang aturan lebih ketat akan diberlakukan selama tiga minggu.

Holland.com
Rakyat Belanda merayakan King's Day dengan menaiki perahu di tengah kota 

TRIBUNTRAVEL.COM - Belanda kembali melakukan lockdown sebagian sejak Sabtu, 13 November 2021.

Pemerintah Belanda mengimbau restoran dan toko tutup lebih awal.

Acara pertandingan olahraga besar pun tidak boleh dihadiri penonton.

Hal ini dilakukan pemerintah Belanda dalam upaya menekan lonjakan kasus Covid-19 di Negeri Oranye.

Dikutip TribunTravel.com dari laman Channelnewsasia.com, Minggu (14/11/2021), Perdana Menteri Sementara, Mark Rutte mengatakan dalam pidato yang disiarkan televisi lokal pada Jumat malam (11/11/2021) tentang aturan lebih ketat akan diberlakukan selama tiga minggu.

Dalam pidatonya Rutte menyampaikan, "malam ini kami membawa pesan kurang menyenangkan dan berjangka luas."

"Virus masih ada di mana-mana dan perlu dilawan," lanjutnya.

Supermarket dan retail non-esensial juga akan tutup lebih awal.

Protokol kesehatan dan jaga jarak sosial diterapkan kembali.

Jumlah orang yang berkunjung ke rumah tidak boleh lebih dari empat orang.

Rutte mengatakan, pemerintah Belanda saat ini juga sedang menjajaki cara untuk membatasi akses publik bagi orang-orang yang belum divaksinasi. (TribunTravel.com/tyas)

Baca juga: Jam Buka dan Harga Tiket Masuk MaMou Villa et Eten, Wisata Hits Bernuansa Belanda

Baca juga: Belanda Hapus 7 Negara dari Daftar Berisiko Sangat Tinggi, Wisatawan Bisa Liburan Tanpa Karantina

Baca juga: Pertama Kali ke Luar Negeri Bareng Anak, Intip Foto Seru Irwansyah dan Zaskia Sungkar di Belanda

Baca juga: Ngopi Sambil Berburu Spot Foto Instagramable di Lodji Londo Coffee, Bangunannya Mirip Kastil Belanda

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved