Breaking News:

Mengenal Babiya, Buaya Vegetarian yang Tinggal di Kuil India Selama 70 Tahun dan Hanya Makan Nasi

Babiya merupakan satu di antara reptil rakasasa yang sering memasuki kuil dan menghabiskan sebagian besar waktu di kolam.

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
PEXELS.COM/pixabay.com
Ilustrasi - Seekor buaya. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Buaya merupakan binatang reptil yang dikenal sebagai pemangsa.

Jika umumnya buaya makan daging, maka berbeda dengan buaya satu ini, namanya Babiya.

Babiya adalah buaya yang tinggal di sebuah kuil India selama 70 tahun dan diketahui hanya makan nasi.

Baca juga: Bihun Bebek Asie, Soto Kesawan, dan 3 Kuliner Legendaris di Medan untuk Makan Siang

Dilansir dari Oddity Central, Kamis (21/10/2021), Buaya vegetarian ini tinggal di Kuil Sri Ananthapura, Kasarogod Kerala Utara, India.

Buaya besar ini tinggal di dalam danau yang ada di kuil tersebut.

Babiya merupakan satu di antara reptil rakasasa yang sering memasuki kuil dan menghabiskan sebagian besar waktu di kolam yang berdekatan.

Ilustrasi buaya, Selasa (10/11/2020).
Ilustrasi buaya, Selasa (10/11/2020). (Pixabay/Pixel-mixer / 790 foto)

Ia menunggu para pendeta membawakan makanan sehari-hari yang berupa vegetarian.

Para pendeta percaya bahwa Babiya telah hidup hanya dari nasi yang diberikan selama lebih dari tujuh dekade.

Tidak ada yang benar-benar tahu bagaimana Babiya tinggal di kuil tersebut, karena sudah begitu lama.

Para pendeta di sana mengklaim bahwa buaya besar ini tidak pernah menyerang dan mereka menganggapnya sebagai hewan yang suci.

Baca juga: Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka Mulai 23 Oktober, Ini Syarat Masuknya

Baca juga: Aturan Penerbangan Domestik Terbaru: Penumpang Pesawat dari dan ke Wilayah Jawa-Bali Wajib Tes PCR

"Legenda mengatakan bahwa pada tahun 1945, seekor buaya yang kemudian disebut Babiya muncul di kolam kuil beberapa hari setelah seorang perwira tentara Inggris dibunuh secara misterius oleh binatang yang tidak dikenal," kata Dewan Pengawas Kuil Mahalingeshwara Bhat kepada The Indian Express.

"Dikatakan bahwa petugas telah menembak seekor buaya yang berada di kuil pada waktu itu," imbuhnya.

Babiya yang merupakan buaya rawa ini menerima dua kali makan nasi per hari, yakni pada pagi hari dan sore hari.

Nasi putih
Nasi putih (Chowhound)

Menurut staf di kuil tersebut, buaya ini tidak pernah menerima daging dan bahkan tidak menyerang ikan yang ada di kolam.

Ini mungkin sulit untuk dipercaya, mengingat buaya tak makan daging sepenuhnya adalah hal mustahil.

"Saya memberi makan Babiya 1 kg beras setiap hari. Dia tidak diberi makan daging. Dia bahkan tidak menyerang ikan di danau," kata seorang anggota staf kuil kepada The News Minute.

Namun, itu bertentangan dengan apa yang kita ketahui tentang makanan buaya perampok.

"Ini adalah buaya Mugger dan makanan liar alami mereka adalah ikan. Mereka juga memakan mamalia kecil dan besar, seperti rusa, babi hutan, dan lain-lain," kata pakar buaya Anirban Chaudhuri.

"Jika diberi pilihan, buaya akan selalu memilih makanan alaminya, tetapi penting juga untuk dipahami bahwa mereka adalah penyintas yang hebat dan dikenal sebagai hewan yang tangguh. Oleh karena itu, kemungkinan besar buaya di kolam kuil terutama memakan ikan di sana dan mengonsumsi nasi sebagai bagian dari perilaku terkondisi. Bola nasi diumpankan dua kali sehari hanya sebagai pelengkap makanannya," lanjutnya.

Hal menarik lainnya tentang Babiya adalah bahwa selama 70 tahun berada di kuil, ia tidak pernah menyerang manusia di sana.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved