Breaking News:

Syarat Terbaru Masuk Indonesia Bagi WNI yang Bepergian dari Luar Negeri per Oktober 2021

Pemerintah Indonesia memberlakukan syarat terbaru bagi warga negara Indonesia (WNI) dari luar negeri yang kembali ke Indonesia.

Penulis: Sinta Agustina
Editor: Sinta Agustina
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Petugas keamanan bandara berjaga saat wisatawan asal China baru mendarat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (28/1/2020). 

- Melakukan tes PCR ulang pada hari ke-4 karantina

Baca juga: 5 Kode Rahasia Selama di Penerbangan, Termasuk Isyarat Ada Penumpang Tampan

Baca juga: Libur Natal ke Bali, Ini 5 Tiket Pesawat Murah dari Makassar Tarif Mulai Rp 500 Ribuan

Pelaksanaan tes PCR akan dilakukan di aula kedatangan (arrival hall) Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Melansir Tribunnews, sejumlah fasilitas dan ruang telah disediakan Bandara Soekarno-Hatta untuk mendukung stakeholder dan penumpang pesawat dalam menjalani RT-PCR.

Warga melakukan tes swab PCR di Puskesmas Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (23/7/2021).
Warga melakukan tes swab PCR di Puskesmas Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (23/7/2021). (Tribunnews/Herudin)

Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi menuturkan, pihaknya juga melakukan pengaturan operasional penerbangan agar tidak terjadi penumpukan penumpang di titik pelaksanaan tes.

"Pengaturan kedatangan penerbangan dan alur kedatangan penumpang internasional dilakukan dengan berkoordinasi bersama stakeholder terkait, sehingga kami mengupayakan agar pelaksanaan tes Covid-19 di international arrival hall Terminal 3 dapat dijalankan dengan lancar," jelas Agus.

"Dan penumpang tidak menunggu terlalu lama untuk melakukan tes, serta mengetahui hasil tes," lanjutnya.

WNI tidak perlu mengeluarkan biaya untuk tes PCR, karena biaya akan ditanggung pemerintah.

Suasana Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang mulai dipadati penumpang saat penerbangan
Suasana Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang mulai dipadati penumpang saat penerbangan (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Sementara untuk karantina, biaya ditanggung pemerintah berdasarkan kategori WNI yang telah ditetapkan.

Di antaranya:

- Pekerja Migran Indonesia

- Pelajar atau mahasiswa

- Pegawai pemerintah yang kembali dari perjalanan dinas luar negeri, sesuai dengan Surat Keputusan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 14 Tahun 2021.

(TribunTravel.com/Sinta A.)

Baca juga: Terbang Langsung dari Jakarta ke Bali, Tiket Pesawat Dibanderol Mulai Rp 600 Ribuan

Baca juga: Syarat Naik Super Air Jet Bagi Ibu Hamil, Wajib Bawa Surat Layak Bepergian

Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved