TRIBUNTRAVEL.COM - Ingin liburan akhir pekan yang menyegarkan?
Kamu bisa mengunjungi curug di Bandung.
Bandung memiliki sejumlah curug yang menarik untuk di jelajahi.
Meski memiliki akses yang sedikit sulit, namun semuanya sepadan dengan keindahan yang ditawarkan.
Dirangkum TribunTravel dari berbagai sumber, berikut deretan curug terbaik di Bandung buat liburan akhir pekan lengkap dengan harga tiket masuk.
1. Curug Cimahi

Baca juga: Harga Tiket Masuk 7 Curug di Bogor 2021, Wisata Alam untuk Kamu yang Lelah WFH
Curug Cimahi merupakan air terjun tertinggi di Bandung.
Dengan ketinggian 87 meter, Curug Cimahi terlihat memesona jika dilihat dari kejauhan.
Udara yang sejuk, air terjun yang jatuh dengan deras dan vegetasi hijau yang tumbuh subur menjadi pesona dari Curug Cimahi.
Saat mendekati Curug Cimahi, kamu akan dimanjakan dengan suara hewan yang saling bersautan.
Jika beruntung, kamu bisa melihat sejumlah monyet liar yang sedang bergelantungan.
Perlu dicatat untuk tidak mendekati apalagi memberi makan monyet liar karena bisa berbahaya.
Waktu terbaik berkunjung ke Curug Cimahi adalah sore hari.
Ketika matahari turun perlahan dan pelangi terlihat jelas dari air terjun menjadi pemandangan yang instagenic.
Untuk menangkap pemandangan indah ini, kamu bisa menyaksikannya dari gardu pandang.
Curug Cimahi berlokasi di Jalan Kolonel Masturi No 325, Kertawangi, Cisarua, Bandung Barat, Bandung, Jawa Barat.
Akses menuju Curug Cimahi cukup mudah, sebab lokasinya berada di pinggir jalan.
Harga tiket masuk Curug Cimahi Rp 20 ribu/orang.
2. Curug Malela

Baca juga: Jelajah Curug Ciherang, Wisata Gunung di Bogor yang Hits dan Instagramable
Ingin menyaksikan mini Niagara di Bandung?
Kamu bisa mampir ke Curug Malela.
Curug Malela terbilang unik karena air terjunnya yang melebar melewati beberapa bebatuan besar.
Dengan ketinggian sekira 70 meter, air terjun di Curug Cimahi melewati 5 jalur aliran.
Menariknya kelima aliran ini cukup deras.
Pemandangan semakin instagenic dengan vegetasi hijau sekitarnya.
Meski menawarkan pemandangan air terjun yang memikat mata, harap dicatat untuk tidak berenang di sana.
Kolam di bawah curug cukup berbahaya.
Curug Malela berlokasi di Kampung Manglid, Desa Cicadas, Kecamatan Rongga, Bandung Barat, Bandung, Jawa Barat.
Harga tiket masuk Curug Malela Rp 5 ribu/orang.
3. Curug Cilengkrang
Ingin wisata alam yang menenangkan dan jauh dari kerumunan wisatawan?
Kamu bisa berkunjung ke Curug Cilengkrang.
Curug Cilengkrang berlokasi di dalam kawasan Gunung Manglayang.
Curug Cilengkrang terbilang cukup pendek yang terdiri dari 6 air terjun dengan ketinggian yang berbeda.
Ketinggian air terjun di Curug Cilengkrang dari 3-10 meter.
Karena tidak terlalu tinggi, Curug Cilengkrang relatif aman.
Kolamnya juga tidak terlalu dalam, jadi aman untuk berenang.
Karena berada di kawasan hutan yang dilindungi, kamu akan sering melihat monyet liar.
Harap berhati-hati dengan barang bawaan, karena bisa direbut monyet.
Curug Cilengkrang berlokasi di Desa Cilengkrang, Kecamatan Cilengkrang, Bandung, Jawa Barat.
Harga tiket masuk Curug Cilengkrang Rp 7,5 ribu/orang.
4. Curug Batu Templek
Curug Batu Templek merupakan satu tempat wisata alam unik di Bandung.
Keunikan curug itu terletak pada air terjunnya yang mengalir di tebing-tebing yang dulunya bekas galian tambang.
Sisa-sia bekas galian ini menciptakan bentuk tebing yang unik dan eksotik.
Selain bentuk tebingnya yang unik, warna batunya kuning kecoklatan.
Sekilas batu-batu tebing ini seperti dicat.
Nyatanya warna itu terbentuk secara alami.
Waktu terbaik berkunjung ke Curug Batu Templek adalah saat musim hujan.
Yakni ketika volume air lebih deras ketimbang musim kemarau.
Curug Batu Templek berlokasi di Jalan Pasir Impun Atas, Desa Cikadut, Cimenyan, Bandung, Jawa barat.
Rute menuju Curug Batu Templek tidak terlalu sulit.
Meski cukup menanjak, namun bisa dilalui dengan motor atau mobil.
Harga tiket masuk Curug Batu Templek sekira Rp 5 ribu.

Baca juga: Harga Tiket Masuk 4 Curug Terbaik di Bandung, Curug Penganten Aksesnya Ekstrim dan Menantang
5. Curug Bugbrug
Curug Bugbrug sering dijuluki surga tersembunyi di Bandung.
Bagaimana tidak, Curug Bugbrug tersembunyi di dalam area lembah.
Air terjun di Curug Bugbrug terbilang cukup unik.
Seolah-olah air terjun ini membelah dinding tebing dan jatuh lurus ke bawah.
Perlu diketahui meski kolam di bawah curug terlihat tenang, pusaran air di dalamnya cukup berbahaya.
Ada baiknya berenang agak jauh dari pusaran atau area yang lebih dangkal.
Curug Bugbrug berlokasi di Desa Kertawangi, Cisarua, Bandung Barat, Bandung, Jawa Barat.
Rute menuju Curug Bugbrug tidak terlalu sulit.
Patokannya adalah Dusun Bambu.
Sebelum gerbang Dusun Bambu, kamu akan menemukan Masjid Al Istiqomah.
Di samping masjid terdapat jalan ke kecil menuju pemukiman.
Jalan kecil itu merupakan tempat menuju Curug Bugbrug.
Jika bingung bisa bertanya dengan penduduk lokal.
Harga tiket masuk Curug Bugbrug Rp 10 ribu/orang.

Baca juga: TRAVEL UPDATE: Curug Leuwi Hejo, Tempat Wisata di Bogor yang Punya Pemandangan Menakjubkan
6. Curug Penganten
Satu lagi surga tersembunyi di Bandung yang tak boleh dilewatkan.
Namanya Curug Penganten.
Curug Penganten terkenal karena lokasinya yang tersembunyi dan medannya yang sulit.
Butuh perjuangan keras untuk bisa mencapai Curug Penganten.
Semuanya sepadan dengan pemandangan yang ditawarkan.
Aliran air yang jatuh dengan deras dan pemandangan tebing yang mengelilinginya membuat curug ini terlihat tersembunyi.
Waktu terbaik mengunjungi Curug Penganten adalah saat musim kemarau, di mana warna air terlihat jernih.
Karena masih alami, jadi tak ada fasilitas ruang ganti atau toilet di Curug Penganten.
Jadi jika sudah lelah bermain air di kamu bisa langsung kembali di area parkir.
Curug Penganten berlokasi di Desa Padaasih, Cisarua, Bandung Barat, Bandung, Jawa Barat.
Akses menuju Curug Penganten cukup sulit.
Dari pintu masuk, kamu harus berjalan sekira 200 meter melalui jalan setapak yang dikeliling pohon bambu.
Mendekati lokasi, kamu harus melintasi jembatan bambu.
Setelah itu harus menelusuri tepian jalur kali.
Harap berhati-hati karena bagian tepinya langsung jurang.
setelah menelusuri tepian, jalur terakhir adalah tangga tanah yang licin saat musim hujan.
Harga tiket masuk Curug Penganten Rp 5 ribu/orang.
7. Curug Aseupan

Baca juga: Tak Cuma Gunung, Ini 5 Curug di Bogor yang Cocok untuk Wisata Trekking
Curug Aseupan merupakan satu curug terbaik di Bandung.
Curug Aseupan masih satu area dengan Curug Tilu dan Curug Layung.
Yang menjadikan Curug Aseupan unik adalah posisinya yang berada di ngarai dan memiliki beberapa aliran air terjun.
Air terjun ini tampak instagenic karena seperti berpagar tebing.
Posisi air terjun cukup tinggi.
Jika ingin menjangkaunya, bisa menaiki bebatuan raksasa di sekitarnya.
Tak perlu takut terpeleset, karena ada tangga besi yang memudahkan pengunjung menncapai puncak air terjun.
Sensasi menyaksikan aliran air terjun yang jatuh ke bawah memberikan rasa yang menyenangkan.
Curug Aseupan terletak di Kampung Ciwangun, Parongpong, Bandung Barat, Bandung.
Ada baiknya menggunakan kendaraan pribadi karena tak ada akses angkutan umum menuju kawasan ini.
Untuk menuju Curug Aseupan, ada dua rute.
Rute pertama adalah dari gerbang masuk Curug Tilu Leuwi Opat.
Di sana kamu akan menemukan petunjuk arah.
Cukup berjalan 10 menit melalui jalan setapak.
Jalur kedua cukup sulit dan ekstrim.
Kamu harus menempuh waktu sekira 1 jam.
Lokasinya dari Ciwangun Indah Camp.
Meski sulit, kamu akan dimanjakan dengan beberapa pemandangan curug.
Dari Curug Putri, Curug Tilu, hingga Curug Golosor.
Harga tiket masuk Curug Aseupan Rp 10 ribu.
Ambar Purwaningrum/TribunTravel