Breaking News:

Kisah Mantan Pramugari yang Kecanduan McDonalds, Kini Sukses Turunkan Berat Badan hingga 30 Kg

Cora Henderson, mantan pramugari berusia 22 tahun, sempat ketagihan McDonald's hingga membuat berat badanya naik drastis.

pexels.com/Kelly Lacy
Ilustrasi pramugari 

TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang mantan pramugari asal Australia telah mengungkapkan kisahnya yang luar biasa saat berusaha menurunkan berat badan.

Cora Henderson, mantan pramugari berusia 22 tahun, awalnya mengaku tak mengetahui seberapa banyak berat badannya bertambah.

Ia baru menyadarinya saat berkunjung ke rumah orang tuanya di Grafton, New South Wales.

Dilansir TribunTravel dari laman Daily Star, Minggu (17/10/2021), Cora memiliki berat mencapai 95 kilogram pada awal 2020 lalu.

Baca juga: Pramugari Beberkan Sejumlah Tips yang Seharusnya Dilakukan saat Terlambat dalam Penerbangan

Orang tua Cora bahkan tidak mengenali parasnya pada saat itu.

Ternyata, kelebihan berat badan tersebut disebabkan lantaran Cora kecanduan McDonalds.

Cora Henderson, mantan pramugari berusia 22 tahun, sempat ketagihan McDonald's hingga membuat berat badanya naik drastis.
Cora Henderson, mantan pramugari berusia 22 tahun, sempat ketagihan McDonald's hingga membuat berat badanya naik drastis. (Instagram/@corahenderson)

Cora diketahui menghabiskan 200 dolar Australia per Minggu hanya untuk membeli McDonalds.

Ia mengatakan, "Ketika ibu menjemput saya dari bandara, dia hampir tidak mengenali saya. Ia bertanya apakah semuanya baik-baik saja."

Cora lantas memiliki kecurigaan bahwa berat badannya bertambah, namun ia tidak menyadari seberapa banyak peningkatan tersebut.

Baca juga: Pramugari Menahan Tangis saat Bertugas di Pesawat, Videonya Viral di Medsos

Baca juga: Curhatan Pramugari Soal Kelakuan Menyebalkan Penumpang Pesawat, Termasuk Colek Awak Kabin

Dirinya juga mengungkapkan bahwa terlalu malas untuk melakukan apa pun.

"Saya hanya akan menghabiskan sekira 30 dollar Australia di McDonalds," ucap Cora.

Cora, yang sekarang bekerja di call center setelah kehilangan pekerjaannya karena Covid-19, menjelaskan bahwa gaya hidupnya yang sibuk di industri perjalanan berkontribusi pada kenaikan berat badannya.

Ilustrasi burger McDonald's
Ilustrasi burger McDonald's (Gambar oleh Shutterbug75 dari Pixabay)

Selama istirahat penerbangan dia akan mengambil makanan cepat saji di bandara untuk memangkas waktu.

Ia juga menambahkan bahwa terus merasa lelah dan lesu.

Namun, akhirnya Cora menyadari bahwa makanan yang ia konsumsi tersebut membuatnya tidak termotivasi untuk berolahraga.

Titik balik terjadi saat Cora berbincang dengan sang ibu dan ia segera merubah kebiasaan buruknya.

Baca juga: Cerita Pramugari Pergoki Penumpang yang Nekat Lakukan Hal Tak Senonoh di Toilet Pesawat

Cora mulai mendaftar ke pusat kebugaran (gym) dan mulai melakukan kardio.

Hasilnya, mantan pramugari tersebut berhasil menurunkan berat badan hingga 30 kilogram hanya dalam satu tahun.

Cora juga menyesuaikan pola makannya dengan melarang junk food selama sebulan dan hanya minum air putih.

"Saya juga mulai makan banyak protein dan sayuran, dan benar-benar mengurangi gula," tutur Cora.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved