Breaking News:

Wisatawan dari 10 Negara Diizinkan Masuk Thailand Mulai 1 November, Termasuk Indonesia?

Thailand akan membuka wisatanya bagi wisatawan yang telah divaksinasi penuh dari 10 negara mulai 1 November 2021 mendatang.

Penulis: Sinta Agustina
Editor: Nurul Intaniar
brightcover.net
Bangkok, Thailand. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Thailand akan membuka wisatanya bagi wisatawan yang telah divaksinasi penuh mulai 1 November 2021 mendatang.

Wisatawan dari beberapa negara yang disetujui akan diizinkan masuk Thailand tanpa karantina.

Perdana Menteri Thailand, Prayut Chan-o-cha mengatakan bahwa langkah ini diperlukan untuk mengambil keuntungan dari para wisatawan yang liburan di Thailand pada liburan Natal dan tahun baru.

"Kita harus bertindak cepat namun tetap hati-hati dan tidak melewatkan kesempatan untuk memikat sebagian wisatawan musim liburan akhir tahun dan tahun baru," ungkap Prayut, dikutip TribunTravel dari CNN Travel, Jumat (15/10/2021).

Baca juga: Thailand Buka Kunjungan Wisata Bagi Turis Asing yang Disuntik dengan 7 Vaksin Ini

"Untuk mendukung jutaan orang yang mencari nafkah dari pariwisata kami," tambahnya.

Sekira 10 negara akan diizinkan memasuki wilayah Thailand tanpa harus karantina.

Pasar Or Tor Kor, Bangkok, Thailand
Pasar Or Tor Kor, Bangkok, Thailand (migrationology.com)

Di antaranya:

1. Singapura

2. Jerman

3. China

4. Amerika Serikat

5. Inggris

Sementara lima negara lain akan ditambahkan dalam daftar pada 1 Desember 2021 mendatang.

Baca juga: Phuket Thailand Dibuka Kembali untuk Pariwisata Internasional, Ini Syarat Bagi Turis Asing

Lalu, apa persyaratan terbaru untuk liburan ke Thailand?

Dilaporkan CNN Travel, wisatawan dari negara-negara yang disetujui harus menunjukkan bukti bahwa mereka tidak terinfeksi Covid-19 saat liburan.

Khao San Road, Bangkok, Thailand
Khao San Road, Bangkok, Thailand (Lonely Planet)

Mereka wajib menunjukkan hasil tes PCR negatif yang diambil di negara asal sebelum keberangkatan.

Setelah tiba di Thailand, wisatawan juga wajib mengikuti tes PCR untuk kedua kalinya.

Pelonggaran ini dilakukan setelah penguncian (lockdown) lokal yang diterapkan di wilayah berisiko tinggi Thailand mulai Juni-Agustus lalu.

Saat lockdown, jutaan orang diperintahkan untuk tinggal di rumah dan tidak bepergian.

Selain itu, sekolah ditutup, transportasi umum dihentikan, dan pertemuan dilarang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved