Breaking News:

Aturan Baru Traveling ke Singapura, Anak di Bawah 12 Tahun & Belum Vaksin Boleh Masuk

Singapura mengumumkan anak-anak di bawah usia 12 tahun yang belum divaksin Covid-19 akan diizinkan masuk ke Singapura mulai 19 Oktober 2021 mendatang.

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Kurnia Yustiana
Pixabay.com/Holgi
Ilustrasi Patung Merlion di Singapura, Sabtu (2/1/2020). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Singapura kembali mengumumkan kebijakan terkait akses masuk ke wilayahnya.

Baru-baru ini, Singapura mengumumkan anak-anak di bawah usia 12 tahun yang belum vaksin Covid-19 akan diizinkan masuk ke Singapura mulai 19 Oktober 2021 mendatang.

Izin masuk ke Singapura tersebut di bawah skema Vaccinated Travel Lanes (VTL) yang di mana anak-anak tersebut harus ditemani oleh orang dewasa yang telah mendapatkan vaksin lengkap untuk syarat traveling.

Baca juga: Liburan ke Korea Selatan, Yuki Kato Pamer Pose Tirukan Putri Duyung di Pulau Jangbongdo

Mengutip Channel News Asia, Jumat (15/10/2021), saat ini Singapura telah menjalin VTL dengan Brunei dan Jerman.

Skema serupa juga dilakukan dengan Kanada, Prancis, Italia, Denmark, Spanyol, Belanda, Inggri dan Amerika Serikat mulai 19 Oktober 2021 mendatang.

Patung Merlion di Singapura
Patung Merlion di Singapura (Squirrel_photos /Pixabay)

Sementara dengan Korea Selatan akan dilakukan pada 15 November 2021.

Direktur Jenderal CAAS Han Kok Juan mengatakan langkah ini dilakukan menyusul respons terhadap orang tua yang menyarankan untuk mengizinkan anak-anak bepergian di bawah skema VTL.

"Kami telah mempertimbangkan saran ini dalam konsultasi dengan Kementerian Kesehatan dan memutuskan untuk mengizinkannya untuk memfasilitasi perjalanan keluarga," katanya.

Baca juga: Bandara Ngurah Rai Kembali Buka Penerbangan Internasional, Turis Jepang Tampak Berdatangan di Bali

Baca juga: Indonesia Buka Kembali Penerbangan Internasional, 19 Negara Diizinkan Masuk Melalui Bali dan Kepri

"Ada beberapa risiko kesehatan masyarakat, tetapi dapat dikurangi dengan perlindungan lain. Kami mendesak orang tua untuk berhati-hati dan berhati-hati saat bepergian dengan anak mereka yang tidak divaksinasi," lanjutnya.

Seperti pelancong lain dalam skema tersebut, anak-anak yang bepergian melalui jalur perjalanan yang divaksinasi tidak perlu menjalani karantina, kata CAAS.

Warga melakukan tes swab PCR di Puskesmas Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (23/7/2021).
Warga melakukan tes swab PCR di Puskesmas Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (23/7/2021). (Tribunnews/Herudin)

Akan tetapi, mereka harus menjalani tes PCR sebelum keberangkatan dan saat kedatangan, kecuali untuk anak kecil berusia dua tahun ke bawah.

"Wisatawan disarankan untuk memeriksa persyaratan masuk yang berlaku yang diberlakukan oleh negara tempat mereka bepergian, termasuk batasan usia pelancong dan status vaksinasi," kata CAAS.

Tonton juga:

Baca juga: Niat Lakukan Yoga di Atas Papan Dayung, Instruktur dan Muridnya Malah Hanyut ke Laut

Baca juga: Maskapai Ini Beri Promo All You Can Fly Sebulan ke 33 Rute Domestik Jepang Mulai Rp 2 Jutaan

(TribunTravel.com/ Ratna Widyawati)

Baca selengkapnya seputar destinasi di Singapura, di sini.

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved