Breaking News:

Kedai Ramen Ternama Ini Melarang YouTuber Datang untuk Bikin Konten, Cuitannya Viral

Menanggapi cuitan akun @ramenkubotagum, banyak warganet menyatakan setuju dengan pendapat larangan YouTuber merekam di tempat makan.

Instagram/ @hakoneresto
Sajian ramen 

TRIBUNTRAVEL.COM - Jepang memiliki hubungan pro dan kontra dengan YouTuber.

Di satu sisi, profesi sebagai YouTuber menjadi cita-cita kebanyakan anak muda, di sisi lain ada yang kurang menyukai pekerjaan ini.

Momen merekam diri sendiri untuk disiarkan di internet dirasa kurang menarik bahkan mengganggu bagi sebagian orang.

Itulah sebabnya sebuah warung ramen ternama di Kyoto, Ginjo Ramen Kubota dengan terang-terangan memutuskan melarang YouTubers membuat konten di sana.

Di laman Twitter resmi @ramenkubotagumi, pihak pengelola membuat cuitan yang isinya melarang YouTuber membuat konten di kedai ramen ini demi kepentingan pelanggan agar mereka bisa makan dengan tenang dan nyaman.

Sejak diunggah pada 9 Oktober 2021, cuittan akun @ramenkubotagumi viral di medsos dan disukai lebih dari 9 ribu pengguna Twitter.

Berikut isi pernyataan yang disampaikan @ramenkubotagumi

Pemberitahuian Untuk Para YouTuber yang Datang ke Kedai Kami:

Baru-baru ini orang datang ke kedai kami dengan mengatakan, "saya seorang YouTuber dan saya akan mengambil beberapa video di sini."

Terus terang, kami merasa kurang nyaman dikunjungi selama jam kerja dan mereka ikut merekam pelanggan kami, itu dirasa sangat mengganggu.

Mulai sekarang kami tidak mengizinkan mereka (YouTuber) masuk untuk mengambil video.

Sebagai kedai ramen terkenal di Kyoto, kedatangan food vloger dan YouTuber tentu harus mereka hadapi hampir setiap hari.

Larangan ini juga berlaku bagi orang yang ingin melakukan streaming di platform lain.

Menanggapi cuitan akun @ramenkubotagum, banyak warganet menyatakan setuju dengan pendapat larangan YouTuber merekam di tempat makan.

Seorang warganet akun @Alex_tata mengatakan, "seorang YouTuber datang ketika aku sedang makan. Aku merasa kurang nyaman direkam. Zaman sekarang tidak ada lagi tempat untuk menyantap makanan dengan tenang."

Dikutip TribunTravel dari laman Soranews24, Selasa (12/10/2021), banyak warganet memang mengaku kurang nyaman direkam dan masuk konten YouTube.

Sementara sebagian lagi mengatakan, aturan ini seharusnya berlaku bagi YouTuber yang tidak minta izin.

Tak bisa dipungkiri, saat ini setiap toko, tempat makan dan wisata harus siap didatangi orang-orang yang ingin membuat konten. (TribunTravel.com/tyas)

Baca juga: Icip Lezatnya 4 Rawon Enak di Pasuruan untuk Makan Malam usai Jalan-jalan ke Cimory Dairyland Prigen

Baca juga: Warung Sate & Gulai Kambing Super Laris di Bandung, Lokasinya Tersembunyi di Gang Sempit

Baca juga: Rute Menuju Pantai Nampu, Surga Tersembunyi di Wonogiri yang Terkenal dengan Pasir Putihnya

Baca juga: 4 Wisata Pantai Eksotis di Pasuruan yang Bisa Dikunjungi usai Berwisata ke Cimory Dairyland Prigen

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved