Breaking News:

Wisata Ragunan

Lima Waduk di Kawasan Taman Margasatwa Ragunan Mulai Dikeruk, Ini Tujuannya

Sejumlah aduk di Kawasan Taman Margasatwa Ragunan mulai dikeruk untuk mencegah banjir saat musim penghujan tiba.

TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Taman Margasatwa Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sejumlah waduk di Kawasan Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta mulai dikeruk.

Pengerukan waduk tersebut menjadi upaya Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) untuk melakukan pencegahan banjir dalam menyambut musim penghujan.

Melansir laman Warta Kota, Kamis (7/10/2021), kepala Sudin SDA Jakarta Selatan, Mustajab, mengatakan bahwa pengerukan dilakukan untuk meningkatkan volume resapan sejumlah waduk yang berada di kawasan TMR.

Sehingga saat masuk musim penghujan, sejumlah waduk di kawasan TMR diharapkan dapat menampung lonjakan debit air.

Baca juga: 5 Sate Kambing Enak di Jakarta Selatan, Lokasi Tak Jauh dari Taman Margasatwa Ragunan

"Pengerukan waduk-waduk ini merupakan bagian dari upaya pencegahan banjir di wilayah Jakarta Selatan," ungkap Mustajab.

"Lewat pengerukan, waduk-waduk ini diharapkan dapat menangkap air hujan, sehingga dapat mencegah genangan dan banjir di kawasan sekitar TMR," paparnya.

Fasilitas taman refleksi di Taman Margasatwa Ragunan.
Fasilitas taman refleksi di Taman Margasatwa Ragunan. (ragunanzoo.jakarta.go.id)

Hal serupa juga disampaikan Kepala Seksi Pemeliharaan Sudin SDA Jakarta Selatan, Junjung.

Junjung mengungkapkan bahwa tengah melakukan pengerukan sebanyak lima waduk di kawasan TMR.

Di antaranya Waduk nila, Waduk L, Waduk Keramat, Waduk Filter dan Waduk Rakit.

"Total area pengerukan mencapai 7,41 hektare dengan kedalaman satu meter. Lewat pengerukan ini diharapkan dapat menambah kapasitas volume air dalam rangka memasuki musim penghujan," jelas Junjung.

Baca juga: Akses Menuju Taman Margasatwa Ragunan dari Bogor, Naik KRL Lebih Praktis

Guna mempercepat progres pengerukan kelima waduk, pihaknya kini tengah melakukan koordinasi dengan pengelola TMR.

Khususnya, mengenai teknis pembuangan tanah hasil pengerukan waduk.

Dirinya berharap agar tanah hasil pengerukan waduk dapat ditampung di lahan milik TMR.

Sehingga, tak perlu dibuang ke kawasan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.

"Lokasinya sudah ada di dalam Ragunan, kalau disetujui, kita bisa efisien untuk biaya dan waktu buang. Progres pengerukan waduk juga akan cepat," ujar Junjung.

Baca juga: Taman Margasatwa Ragunan Masih Ditutup, Live Instagram Jadi Solusi untuk Hibur Masyarakat

Ancol & TMII Sudah Kembali Buka, Taman Margasatwa Ragunan Masih Tutup

Taman Impian Jaya Ancol diketahui telah dibuka kembali untuk wisatawan sejak Selasa (14/9/2021).

Sejalan dengan Ancol, TMII juga kembali membuka operasional setelah sempat tutup selama masa PPKM.

Beda halnya dengan Ancol dan TMII, Taman Margasatwa Ragunan justru masih ditutup untuk sementara waktu.

Baca juga: Sempat Terpapar Covid-19, Bagaimana Kondisi Terkini 2 Harimau Sumatera di Taman Margasatwa Ragunan?

Lewat unggahan Instagram resminya, @ragunanzoo, Taman Margasatwa Ragunan mengumumkan bahwa masih menutup operasionalnya sampai batas waktu yang akan diinformasikan kembali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved