Breaking News:

Penyelenggaraan Umrah 2021, Kemenag Bahas Vaksin Booster hingga Integrasi Aplikasi PeduliLindungi

Melalui rapat tersebut Kemenag bersama pejabat membahas mengenai langkah-langkah persiapan penyelenggaraan Umrah 2021.

Tribun Travel/Sinta Agustina
Jemaah umrah asal Indonesia sedang berjalan di pelataran Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi, Sabtu (11/11/2017). 

Seiring proses digitalisasi penyelenggaraan umrah, ada sejumlah alur yang mengalami penyesuaian, termasuk dalam penerbitan visa.

"Kami akan mengidentifikasi sejumlah pertanyaan untuk kemudian kami bahas bersama dengan Dubes Arab Saudi di Jakarta," terang Ramadhan.

Terakhir, dalam rapat itu juga membahas pentingnya penjajakan integrasi aplikasi Peduli Lindungi dengan Sistem Informasi dan Komputerisasi Terpadu Umrah dan Haji (Siskopatuh).

Integrasi diperlukan utamanya terkait dengan data jemaah, khususnya paspor dan visa.

Sebab, pada aplikasi Peduli Lindungi, yang terinput adalah data Nomor Induk Kependudukan.

"Aplikasi di Saudi membutuhkan data nomor paspor, dan itu adanya di Siskopatuh. Ini yang akan kami jajaki untuk proses integrasi dengan Peduli Lindungi," tandasnya.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, Nur Arifin, menambahkan, Kemenag akan terus berkoordinasi dengan semua pihak dalam rangka mempersiapkan penyelenggaraan ibadah umrah yang tertib dan aman.

"Koordinasi dengan semua pihak menjadi kata kunci," jelasnya.

Disampaikan pula oleh Dirbina UHK tentang perlunya pembahasan bersama antara Menteri Agama dan Menteri Kesehatan terkait kemungkinan adanya kebijakan pemanfaatan vaksin booster bagi jemaah umrah.

Tonton juga:

Baca juga: 5 Hotel Bintang 2 dan 3 Dekat Ayanaz Gedongsongo, Cocok untuk Staycation di Bandungan Semarang

Baca juga: Daftar 71 Negara yang Menerima Vaksin Sinopharm Sebagai Syarat Perjalanan

(TribunTravel.com/ Ratna Widyawati)

Baca selengkapnya seputar Umrah 2021, di sini.

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved