Breaking News:

Wisata Ragunan

Baru Saja Ulang Tahun ke-157, Simak Sejarah Panjang Taman Margasatwa Ragunan

Sejarah berdirinya Taman Margasatwa Ragunan, tempat wisata populer di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.

TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Taman Margasatwa Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Taman Margasatwa Ragunan tentu sudah tidak asing lagi di kalangan wistawan.

Kebun bintang pertama di Indonesia ini baru saja merayakan hari jadinya yang ke-157.

Cukup mengejutkan bukan mengetahui bahwa usia Taman Margasatwa Ragunan sudah lebih dari 1,5 abad?

Bahkan, umur Taman Margasatwa Ragunan lebih tua dua kali lipat dibanding dengan umur negara kita sendiri.

Baca juga: Sate Khas Senayan dan 9 Kuliner Dekat Taman Margasatwa Ragunan yang Wajib Dicicpi

Ya, tempat wisata populer di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta ini memang sudah berdiri sebelum Indonesia merdeka.

Taman Margasatwa Ragunan didirikan pada tanggal 19 September tahun 1864 di Batavia (kini Jakarta) dengan nama 'Planten en Dierentuin'.

Pengunjung bertemu satwa di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta.
Pengunjung bertemu satwa di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta. (Instagram/ @ragunanzoo)

Kebun binatang ini pertama kali dikelola oleh perhimpunan penyayang Flora dan Fauna Batavia (Culture Vereniging Planten en Dierentuin at Batavia).

Taman Margasatwa Ragunan awalnya berdiri di atas lahan seluas 10 hektare di Jalan Cikini Raya Nomor 73 yang di hibahkan oleh Raden Saleh, pelukis ternama di Indonesia.

Setelah Indonesia Merdeka, tepatnya pada tahun 1949 namanya di ubah menjadi Kebun Binatang Cikini.

Baca juga: Tarif Pelayanan Taman Margasatwa Ragunan, Pengunjung Wajib Punya Kartu Jackard

Baca juga: 5 Hotel di Dekat Taman Margasatwa Ragunan, Cocok untuk Staycation saat Liburan Akhir Pekan

Dengan perkembangan Jakarta kala itu, lawasan Cikini menjadi tidak cocok lagi untuk peragaan satwa.

Alhasil, pada masa Gubernur DKI Jakarta Dr. Soemarno dibentuk Badan Persiapan Pelaksanaan Pembangunan Kebun Binatang untuk memindahkan dari Cikini Ke Pasar Minggu.

Proses pemindahan yang berlangsung pada tahun 1964 tersebut diketuai oleh Drh. T.H.E.W. Umboh.

Baca juga: Rekomendasi 5 Mi Ayam Enak di Jakarta, Wajib Disantap usai Liburan ke Taman Margasatwa Ragunan

Pemerintah DKI Jakarta menghibahkan lahan seluas 30 hektare di kawasan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Lokasi tersebut memiliki jarak sekira 20 kilometer dari pusat kota.

Perpindahan dari Cikini ke Ragunan membawa lebih dari 450 ekor satwa yang merupakan sisa koleksi terakhir dari Kebun Binatang Cikini.

Barulah di tahun 1966 Kebun Binatang Ragunan dibuka secara resmi, tepatnya pada 22 Juni 1966 oleh Gubernur DKI Jakarta Mayor Jenderal Ali Sadikin dengan nama Taman Margasatwa Ragunan.

Saat ini, luas Taman Margasatwa Ragunan mencapai 147 hekatre.

Di dalamnya, terdapat koleksi satwa sebanyak 2.101 ekor satwa dari 220 spesies.

Taman Margasatwa Ragunan juga ditumbuhi lebih dari 20.000 pohon, membuat suasana lingkungannya sejuk dan nyaman.

Baca juga: 5 Kuliner Malam Dekat Taman Margasatwa Ragunan yang Terkenal Enak, Ada Ayam Bakar hingga Steak

Baca juga: Tips Liburan ke Taman Margasatwa Ragunan, Jangan Sembarangan Beri Makan Satwa

(TribunTravel.com/Mym)

Baca selengkapnya artikel terkait wisata Ragunan di sini.

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved