Breaking News:

Terjadi Lagi, Viral Video Pendaki Gunung Lawu Foto Sambil Pegang Bunga Edelweis

Viral video rombongan pendaki yang berfoto-foto dengan seuntai bunga Edelweis di Gunung Lawu.

Editor: Sinta Agustina
Kompas.com/Wahyu Adityo Prodjo
Bunga Edelweis tumbuh di sepanjang perjalanan menuju bibir kaldera Gunung Tambora, Nusa Tenggara Barat, Minggu (22/3/2015). Bunga Edelweis merupakan tumbuhan endemik zona alpina/montana di berbagai pegunungan tinggi. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Viral video rombongan pendaki yang berfoto-foto dengan seuntai bunga Edelweis di Gunung Lawu.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @jejak_pendaki itu, terlihat rombongan pendaki perempuan yang berfoto sambil memegang bunga Edelweis.

Meski telah diingatkan pendaki lain, perempuan itu tetap nekat berfoto-foto.

Video yang diunggah pada 7 September lalu ini mendapat respon dari 11.264 netizen serta dikomentari oleh 920 warganet.

Baca juga: Lokasi, HTM, Jam Operasional, dan Tarif Glamping The Lawu Park Terbaru September 2021

Dalam caption unggahannya, akun tersebut menuliskan kalimat:

"Tolong kasih paham dia. Harus dibilangin berapa kali, bahwa jika dengan sengaja memetik bunga Edelweis ada sanksi pidana penjara paling berat lima tahun dan denda paling besar 100 juta rupiah. Hal tersebut tercantum dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 pasal 33 ayat (1) dan (2) tentang Konservasi Sumber Daya Hayati Ekosistem," keterangan yang tertulis dalam unggahan tersebut.

Viral seorang pendaki wanita di Gunung Lawu berfoto sambil memegang seuntai bunga Edelweis
Viral seorang pendaki wanita di Gunung Lawu berfoto sambil memegang seuntai bunga Edelweis (Screenshot akun Instagram @jejak_pendaki)

Belum diketahui siapa sosok pendaki wanita yang nekat berfoto-foto dengan memegang bunga Edelweis tersebut.

Video pendaki wanita berfoto-foto sambil memegang seuntai bungai Edelweis di Gunung Lawu tersebut direkam oleh pemilik akun Instagram @andremrs12.

Baca juga: PPKM Level 3, Jalur Pendakian Gunung Lawu Dibuka untuk Umum

Dihubungi Tribunjogja melalui perpesanan direct massenge, pemilik akun tersebut menceritakan kronologis pendaki wanita yang nekat berfoto-foto sambil memegang bunga Edelweis tersebut.

Menurut dia, video tersebut direkamnya pada Sabtu (4/9/2021) yang lalu sekitar pukul 14.10 WIB.

Saat itu pemilik akun @andremrs12 bersama dua rekannya sedang turun dari puncak Gunung Lawu.

Sesampai di Pos 4, dia bertemu dengan rombongan pendaki yang berjumlah 12 orang, terdiri dari tiga perempuan dan 9 laki-laki.

Saat itu dia melihat pendaki perempuan di rombongan tersebut sedang berfoto-foto sambil memegang seuntai bunga Edelweis.

"Mbak mending ditaruh saja bunga Edelweisnya, takutnya ada ranger yang lihat. Nah terus si ceweknya dibilangin ngerti, tapi salah satu rombongannya itu kaya tidak terima saya tegur, dia bilang selow aja bang," kata kepada Tribun Jogja.

Jalur pendakian menuju puncak Gunung Lawu
Jalur pendakian menuju puncak Gunung Lawu (TribunTravel/GigihPrayitno)

Mendengar respon kurang baik dari rombongan tersebut, rekan @andremrs12 pun langsung menimpali jawaban yang isinya menyebut kalau pendaki tersebut malah 'nyolot'.

"Temen saya bilang lagi ke dia, kok lu dibilanginya nyolot banget sih. Terus akhirnya saya rekam itu semua rombongannya," jelasnya.

Baca juga: Identitas Pendaki yang Panjat Tugu Hargo Dumilah Puncak Gunung Lawu Akhirnya Terungkap

@andremrs12 mengaku tidak melihat apakah pendaki perempuan itu memetik bunga Edelweis atau hanya mengambil bunga yang sudah jatuh.

Sebab, saat kejadian, dirinya hanya melihat pendaki wanita itu sudah memegang bunga Edelweis.

"Saya melihat mbaknya sudah memegang bunga Edelweisnya. Terus saya bilang kalau emang bunga Edelweisnya jatuh atau mbaknya tidak metik, mending ditaruh saja," imbuhnya.

Setelah teguran yang disampaikan kepada rombongan pendaki yang berfoto-foto sambil memegang bunga Edelweis tidak diindahkan, @andremrs12 dan rombongannya langsung meneruskan perjalanan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved