Breaking News:

Jangan Sembarangan Kembangkan Jaket Pelampung di Pesawat, Pramugari Ungkap Alasannya

Seorang pengguna Reddit yang berprofesi sebagai pramugari menjelaskan mengenai alasan tidak boleh menggembungkan jaket pelampung dalam pesawat.

Flickr.com/ Bernal Saborio
Ilustrasi pesawat 

TRIBUNTRAVEL.COM - Banyak hal soal penerbangan yang penting diketahui penumpang.

Satu di antaranya termasuk soal jaket pelampung dalam pesawat yang digunakan di saat situasi darurat.

Ternyata, sebaiknya traveler tidak menggembungkan atau mengembangkan jaket pelampung ketika di dalam pesawat, lho.

Ilustrasi jaket pelampung
Ilustrasi jaket pelampung (Pixabay/ @distelAPPArath)

Dilansir TribunTravel dari laman The Sun, Rabu (15/9/2021), seorang pengguna Reddit yang berprofesi sebagai pramugari menjelaskan mengenai hal tersebut.

"Jangan mengembangkan rompi atau jaket pelampung di dalam pesawat, termasuk saat terjadi kecelakaan atau kondisi darurat. Kembangkan jaket pelampung saat kamu sudah meninggalkan pesawat," kata seorang pramugari tersebut.

Baca juga: Seorang Pramugari Ungkap 3 Hal yang Selalu Ia Lakukan saat Menginap di Hotel

"Jika pesawat masuk ke dalam air dan kamu menggembungkan pelampungnya di dalam pesawat, kamu akan tenggelam sebelum sempat keluar dari pesawat," imbuhnya.

Alasan penumpang tidak boleh menggembungkan jaket pelampung saat insiden darurat adalah karena bisa menyebabkan tenggelam apabila pesawat yang ditumpanginya itu masuk ke dalam air.

Jika pesawat terisi air, penumpang yang lebih dahulu memilih mengembangkan jaket pelampungnya bisa kesulitan keluar dari pesawat.

Baca juga: Viral Video Pramugari Ungkap Alasan Pesawat Baru Masih Sediakan Asbak, Padahal Merokok Dilarang

Seorang mantan pilot juga ikut menambahkan penjelasan soal jaket keselamatan ini.

Dia menyebutkan bahwa, jika jaket pelampung tersebut sudah dikembangkan di dalam pesawat, maka berisiko lebih tinggi untuk sobek atau meletus seperti balon ketika penumpang tengah berusaha menyelamatkan diri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved