Breaking News:

Gara-Gara Iklan McDonald's yang Menggoda, Wanita Ini Batal Puasa dan Minta Uang Ganti Rugi

Seorang wanita menguggat McDonald's karena menayangkan iklan yang membuatnya berbuka puasa saat menjalankan puasa Pra-Paskah dua tahun lalu.

Instagram/mcdonaldsid
Ilustrasi burger mcdonalds 

TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang wanita menuntut McDonald's setelah membuatnya batal puasa karena iklan yang begitu menggoda.

Wanita Rusia tersebut bahkan meminta sejumlah uang ganti rugi akibat puasanya yang batal.

Mengutip Oddity Central, Sabtu (7/8/2021), wanita bernama Ksenia Ovchinnikova, seorang Kristen Ortodoks dari kota Omsk di Rusia mengungkapkan saat itu dirinya sedang berpuasa pra-Paskah.

Baca juga: Fakta Unik Welwitschia, Tanaman Terkuat yang Mampu Hidup Ribuan Tahun di Gurun Tertua di Dunia

Ia menguggat McDonald's karena menayangkan iklan yang membuatnya berbuka puasa saat menjalankan puasa Pra-Paskah dua tahun lalu.

Iklan yang terpasang dalam spanduk tersebut sangat menggoda dan menampilkan makanan yang begitu lezat.

Ksenia menuntut McDonald's karena melanggar Undang-undang perlindungan konsumen dan menghina perasaan religusnya dengan mengiklan produk daging yang lezat pada saat umat Kristen menahan diri dari makanan daging dan produk hewani lainnya.

Ilustrasi burger mcdonalds
Ilustrasi burger mcdonalds (Gambar oleh Shutterbug75 dari Pixabay)

Ia lalu menuntut ganti rugi sebesar 1.000 rubel sekitar Rp 200 ribu sebagai kompensasi atas kerusakan moral yang berkelanjutan.

Dalam tuntutannya, Ksenia menyebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada April 2019, saat dia berpuasa untuk Pra-Paskah.

Ia menyelaskan sebelumnya belum pernah makan daging selama sekitar satu bulan, tetapi saat dia berjalan melalui jalan-jalan Omsk, dia melihat iklan banner yang menggugah selera untuk burger keju McDonald's dan McNugget ayam.

Meskipun dirinya telah berhasil berpuasa selama Pra-Paskah selama 16 tahun sebelumnya, dia tidak bisa menahan keinginannya, jadi dia pergi ke McDonald's terdekat dan memesan burger untuk dirinya sendiri.

Baca juga: Rekomendasi Warung Nasi Uduk dan Pecel Enak di Surabaya Buat Menu Sarapan

Baca juga: Kafe di Tokyo Ini Punya Robot Pelayan yang Dikendalikan oleh Pekerja Penyandang Disabilitas

Wanita itu segera menyesal menyerah pada kelemahannya, tetapi menyalahkan iklan menggoda rantai makanan cepat saji atas kelemahannya.

"Pada titik ini, saya sudah berpuasa selama sebulan, tetapi ketika saya melihat spanduk iklan, saya tidak bisa menahan diri, saya mengunjungi McDonald's dan membeli burger keju," tulis Ksenia Ovchinnikova dalam pernyataannya.

"Dalam tindakan McDonald's, saya melihat pelanggaran hukum perlindungan konsumen. Saya meminta pengadilan untuk menyelidiki dan jika pelanggaran terbukti terjadi, maka McDonald's wajib memberikan kompensasi kepada saya atas kerusakan moral dalam jumlah seribu rubel," lanjutnya.

Tanggal sidang perdana atas klaim Ksenia belum ditetapkan, sumber pengadilan mengatakan kepada layanan pers Zamoskvoretsky.

Tonton juga:

Baca juga: Pangsit Goreng Le Gino Tetap Laris Manis Meski Sudah Tidak Viral di Medsos, 300 Porsi Ludes Sehari

Baca juga: Jadi Buronan Selama 2 Jam, Wanita Ini Berhasil Ditangkap saat Drive-Thru di McDonalds

(TribunTravel.com/ Ratna Widyawati)

Baca selengkapnya seputar wanita gugat McDonald's , di sini.

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved