Breaking News:

Kata Pemilik Warung Soal Aturan Makan Dibatasi 20 Menit, Boleh Makan di Tempat Sudah Bersyukur

Pemilik warung makan bersyukur pemerintah memberikan sedikit kelonggaran aturan dalam pelaksanaan PPKM Level 4.

Satrio Sarwo Trengginas
Suasana makan siang di Warteg Warmo, Tebet, Jakarta Selatan Rabu (28/7/2020) 

"Alhamdulillah ada keringanan seperti ini kita bersyukur sekali," ujar Ivan saat ditemui Tribun di warungnya, Senin (26/7/2021).

Menurut Ivan, dengan dibolehkannya pembeli makan di tempat sangat berdampak besar terhadap omset penjualan.

Pasalnya selama masa PPKM Darurat kemarin, Ia mengalami penurunan omset yang sangat drastis hingga 90 persen.

Meskipun kata Ivan masih banyak masyarakat yang datang ke warungnya untuk makan di tempat, tapi Ia tidak berani mengambil risiko dengan melayani pembeli tersebut.

"Kemarin pas PPKM Darurat ya jelas menurun sekali hingga 90 persen, kemarin emang sih banyak yang datang mau makan di sini tapi kita gamau takut didenda. Kalau sekarang ada kebijakan ini ya Alhamdulillah," ucapnya.

Per hari ini, Ivan juga mulai melayani pembeli yang ingin makan di tempat.

Ia pun mengungkapkan telah meminta karyawannya untuk mensosialisasikan aturan waktu makan kepada pelanggan yang datang.

"Sosialisasi semampu kita aja, kita kasih tulisan di struk jam dia datang, kemudian diingatkan oleh pelayan. Pelanggan kita kasih tahu bahwa cuma boleh 20 menit."

"20 menit ini kita hitung saat menu makanan kita taruh di meja. Jadi kita minta kerjasama ke pelanggan karena buat ikuti aturan ini, sudah seharusnya bersyukur karena diberi kelonggaran ini (makan di tempat)," jelas dia.

Ivan juga mengungkapkan, pembatasan waktu makan di tempat yang dibuat pemerintah semata-mata adalah upaya untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Menurutnya juga, waktu 20 menit dirasa cukup untuk seseorang menghabiskan satu porsi makanan.

"Logika pemerintah mungkin 20 menit itu maksudnya setelah makan selesai itu yasudah pulang saja. Karena kalau cuma makan doang mah cukup lah 20 menit," katanya.

Dibolehkan makan di tempat juga disambut baik oleh masyarakat.

Baca juga: 5 Tempat Sarapan Nasi Uduk Enak di Surabaya, Banyak Pilihan Lauk dan Porsinya Bikin Awet Kenyang

Baca juga: Mie Ayam Goreng Pak Darto Legendaris di Jogja, Sehari 20 Kg Mi Ludes Terjual

Baca juga: Rekomendasi 5 Warung Rawon di Sekitar Taman Safari Prigen, Ada yang Buka Sejak Puluhan Tahun Lalu

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Makan Dibatasi 20 Menit Viral Jadi Meme, Pemilik Warung Pakai Cara Ini Buat Ingatkan Pembeli

Sumber: Tribun Bogor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved