Breaking News:

Beruang Mendadak Muncul di Area Kemping, Serang Turis Wanita hingga Tewas

Wanita yang identitasnya belum dirilis ini dilaporkan ditarik dari tenda dan diserang beruang pada Selasa (6/7) pagi di Amerika Serikat.

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Kurnia Yustiana
unsplash.com/@zmachacek
Ilustrasi seekor beruang 

Saat itu memang tidak ada pekemah lain yang sedang camping di sana selain mereka.

Selinger mengatakan para pekemah sudah menyiapkan peralatan pertolongan pertama saat diserang beruang.

Mereka juga membawa beberapa peralatan ke dalam kayak, di mana mereka mendayung setidaknya selama satu jam untuk mencari lebih banyak bantuan.

Selinger menambahkan, tak ada layanan seluler yang bisa diandalkan ketika tragedi itu terjadi.

Baca juga: TRAVEL UPDATE: Serunya Berwisata di Lembah Indah Malang, Bisa Camping hingga Outbound Bareng Sahabat

Ilustrasi tenda untuk berkemah
Ilustrasi tenda untuk berkemah (pixabay.com/StockSnap)

Para pejabat mengatakan salah satu pekemah itu diterbangkan ke rumah sakit terdekat dan yang satunya lagi dibawa dengan ambulans.

Masih belum diketahui pasti seberapa parah cedera para pekemah itu.

"Kami bersyukur mereka segera mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan dan semua orang langsung datang di perkemahan untuk memberikan bantuan itu dan memberi respons yang cepat," kata Eskelin.

Eskelin mengatakan jika pejabat setempat belum tahu alasan kenapa beruang itu menyerang para pekemah serta jenis beruang apa yang terlibat dalam serangan tersebut.

Dia mengatakan para pejabat di Departemen Ikan dan Permainan negara bagian dan Layanan Ikan dan Margasatwa AS mengunjungi tempat di mana mereka berharap bisa menganalisis DNA dari tenda untuk menentukan spesies beruang.

Baca juga: Harga Tiket Masuk Ranca Upas Terbaru 2021, Tempat Asyik Buat Camping saat Liburan Akhir Pekan

Hidden Creek Trail, jalur melingkar sepanjang 3 mil yang mengarah ke Danau Skilak ditutup sejak Sabtu setelah serangan itu terjadi, kata para pejabat.

Lokasi itu dibuka kembali hari Minggu dengan dilengkapi tanda peringatan serangan hewan dan anjuran supaya berhati-hati.

Selinger juga mengatakan supaya lebih bijak memilih tempat dan menghindari area di mana ada hewan berkeliaran.

Tetapi ia juga menganjurkan para pekemah dan pejalan kaki untuk berhati-hati sekaligus membawa perlengkapan keselamatan jika sedang di area tersebut.

"Hal besar sedang dipersiapkan seperti halnya orang-orang ini," kata Selinger.

"Selalu bawa beberapa peralatan medis, seperti perban kompresi dan hal-hal yang mungkin tidak terpikirkan. Dan setiap kali kalian keluar, bersiaplah jika terjadi sesuatu."

Tonton juga:

Baca juga: Pramugari Diserang Penumpang Gegara Charger Rusak, Penerbangan Dialihkan

Baca juga: Viral Video, Detik-detik Pawang Sirkus Diserang Singa saat Pertunjukan

(TribunTravel.com/ Ratna Widyawati)

Baca selengkapnya seputar Kejadian Buruk yang Dialami Wisatawan, di sini.

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved