Breaking News:

Dianggap Tak Sopan! Jangan Lakukan 5 Hal Ini saat Berada di Jepang

Jika kamu berkunjung di Jepang, pelajari beberapa etika dasarnya. Seperti etika saat berada di kereta api atau saat makan.

Flickr/David Lisbona
Orang Jepang yang sedang makan bersama 

TRIBUNTRAVEL.COM - Jepang dikenal sebagai satu negara di Asia yang memegang teguh etika.

Jika kamu berkunjung di Jepang, sebaiknya pelajari beberapa etika dasarnya dulu.

Seperti etika saat berada di kereta api atau saat makan.

Dilansir TribunTravel dari laman savvytokyo, berikut 5 etika etika dasar di Jepang yang harus kamu tahu.

1. Makan atau minum di kereta

Secara umum, orang tidak makan sambil berjalan di jalan atau di kereta komuter yang ramai.

Meski tidak tertulis dalam aturan, kebiasaan makan dan minum di kereta dianggap mengganggu.

Apalagi di masa pandemi seperti sekarang.

Namun berbeda ceritanya jika berada di shinkansen.

Shinkansen biasanya menyajikan makanan dan minuman, yang berarti kamu boleh mengonsumsinya di kereta.

2. Berbicara dengan suara keras di kereta

Baca juga: Foto Kucingnya Viral di Medsos, Pengusaha Jepang Ini Batal Tutup Restorannya

Hal mengganggu lainnya adalah berbicara dengan suara keras saat di kereta dan transportasi umum lainnya.

Menerima panggilan telepon juga tidak boleh dilakukan saat di kereta.

Terima panggilan telepon saat turun daru kereta.

Selain itu , jangan banyak bicara saat berada di transportasi umum.

3. Menunjukkan kasih sayang di depan umum

Baca juga: Suasana Mencekam Jalur Kereta Terpendek di Jepang Ini Disebut Mirip Lokasi Film Horor

Orang Jepang cenderung sedikit konservatif dalam hal kontak fisik atau menunjukkan kasih sayang di depan umum.

Jadi jangan sembarangan berciuman atau memeluk saat berada di Jepang.

4. Melanggar aturan makan dengan sumpit

Baca juga: Jepang Buat Masker yang Dapat Dimakan Pertama di Dunia, Gimana Rasanya?

Berikut adalah beberapa etiket sumpit yang boleh dan tidak boleh dilakukan:

- Letakkan sumpit di atas sandaran sumpit saat tidak makan.

- Gunakan sumpit sebanyak mungkin dan hindari menggunakan tangan saat makan.

- Jangan mengutak-atik atau bermain-main dengan sumpit.

- Jangan memberikan makanan dari sumpit ke sumpit (gerakan ini mengingatkan pada pemakaman tradisional Buddha, ketika tulang-tulang orang yang meninggal dilewatkan di antara sumpit para anggota keluarga).

- Jangan menancapkan sumpit secara vertikal di nasi (sekali lagi, ini mengingatkan orang saat membakar dupa untuk almarhum).

5. Tidak memilah sampah dengan benar

Baca juga: BTS Meal Tak Rilis di Jepang, Jerome Polin Review McD x Pikachu

Di Jepang, ada aturan yang sangat spesifik dan ketat tentang membuang sampah.

Sampah plastik, sampah yang dapat dibakar dan tidak dapat dibakar harus dipilah dengan benar, dimasukkan ke tempat sampah yang tepat, dan dibuang pada hari yang tepat.

Jadi bila tidak ingin bermasalah di Jepang, pastikan buang sampah dengan benar.

Baca juga: Fakta Unik Mojie Ringo, Teknik Melukis Kulit Apel ala Jepang dengan Bantuan Sinar Matahari

Baca juga: 5 Toko Pakaian Bekas Terbaik di Tokyo Jepang, Berburu Kimono Antik ke Harajuku Chicago

Ambar Purwaningrum/TribunTravel

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved