Breaking News:

7 Makanan Tertua di Dunia yang Ditemukan Arkeolog, Ada Roti Gosong Berusia 5.500 Tahun

Penemuan makanan tertua di dunia ini membuka pengetahuan kita tentang kuliner yang dikonsumsi orang-orang di masa lalu.

Flickr/Nya Lödöse
Ilustrasi penemuan dari arkeolog 

TRIBUNTRAVEL.COM - Berbagai penemuan dari masa lalu memberikan banyak informasi bagi dunia di masa sekarang.

Satu yang menarik perhatian adalah penemuan makanan.

Kita tentu penasaran bagaimana bentuk makanan di masa lalu.

Penemuan makanan tertua di dunia ini membuka pengetahuan kita tentang kuliner yang dikonsumsi orang-orang di masa lalu.

Dilansir TribunTravel dari laman ranker.com, inilah 7 makanan tertua di dunia yang pernah ditemukan para arkeologi.

Seorang wanita yang sedang menyajikan sup
Seorang wanita yang sedang menyajikan sup (congerdesign /Pixabay)

Baca juga: 7 Minuman Ini Ampuh Menetralisir Kolesterol Setelah Konsumsi Makanan Bersantan Selama Lebaran

1. Sup tulang berusia 2.400 tahun yang berubah warna menjadi hijau

Beberapa penemuan makanan arkeologi berasal dari kuburan, di mana orang-orang dikubur dengan bekal untuk kehidupan setelah kematian.

Para arkeolog yang bekerja di China menemukan makanan di sebuah makam, yaitu berupa panci masak perunggu.

Ketika panci dibuka, mereka menemukan sup tulang berusia 2.400 tahun .

Karena oksidasi, supnya berubah warna menjadi hijau, tetapi masih berupa cairan, dan tulang-tulangnya masih mengambang di atasnya.

2. Acar ikan berusia 2.000 tahun

Sekira 2.000 tahun lalu, sebuah kapal tenggelam di Laut Tengah dalam perjalanannya dari Italia ke Spanyol.

Lambung kapal penuh dengan toples kaca tertutup berisi makanan seperti gandum, minyak zaitun, dan acar ikan.

Para arkeolog percaya makanan itu akan diperdagangkan di Spanyol .

3. Keju Mumi China Kuno

Ilustrasi keju emmental
Ilustrasi keju emmental (Pixabay/ @Hans)

Baca juga: Tempe dan 6 Makanan dari Indomie yang Pernah Viral di Medsos

Mumi-mumi ini diawetkan dengan makanan ringan keju sebagai bekal kehidupan setelah kematian.

Sekelompok arkeolog menemukan 200 mumi yang dimakamkan di Gurun Taklamakan, China.

Mumi itu hampir berusia 4.000 tahun dan mereka masih mengenakan pakaian lengkap saat dimakamkan.

Mumi-mumi ini juga membawa makanan berupa potongan keju yang diikat di leher.

Tanah kering di padang pasir mengawetkan mumi serta keju purba selama ribuan tahun.

Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved