Breaking News:

Diminta Pasang Sabuk Pengaman, Penumpang Pesawat Ini Marah dan Aniaya Pramugari

Pramugari kehilangan dua gigi dan menderita luka lain di wajahnya, dibawa ke Rumah Sakit Scripps Memorial.

Foto oleh Jan Rosolino di Unsplash
Ilustrasi pesawat yang sedang lepas landas 

TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang wanita yang diduga meninju pramugari Southwest Airlines hingga giginya lepas telah ditangkap dan didakwa dengan tuduhan kejahatan.

Vyvianna Quinonez, 28, diduga marah ketika dia diberitahu untuk memasang sabuk pengamannya selama penerbangan dari Sacramento ke San Diego pada hari Minggu dan meninju wajah pramugari tersebut, KTXL melaporkan.

Quinonez dikawal keluar dari penerbangan oleh polisi Pelabuhan San Diego Harbor ketika pramugari, yang tidak disebutkan namanya, digambarkan dengan wajah berlumuran darah dan dibawa keluar dari penerbangan dengan kursi roda.

Pramugari kehilangan dua gigi dan menderita luka lain di wajahnya, dibawa ke Rumah Sakit Scripps Memorial, KFMB-TV melaporkan.

Dia kemudian dibebaskan dari rumah sakit dan Southwest menerbangkan seorang teman ke San Diego untuk menemaninya.

Polisi mendakwa Quinonez dengan kejahatan yang menyebabkan cedera tubuh yang serius dan dia dibebaskan dengan jaminan USD 35.000, reporter KFMB Abbie Alford memposting di Facebook.

Vyvianna Quinonez, kiri, diduga menjadi marah ketika dia diberitahu untuk memasang sabuk pengamannya selama penerbangan dari Sacramento ke San Diego pada hari Minggu.
Vyvianna Quinonez, kiri, diduga menjadi marah ketika dia diberitahu untuk memasang sabuk pengamannya selama penerbangan dari Sacramento ke San Diego pada hari Minggu. (Twitter/MikuniTaro via Dailymail)

Baca juga: Maskapai Ini Lakukan Pendaratan Darurat saat Pramugari Lihat Percikan Api di Pesawat

Quinonez, dari pinggiran kota Sacramento di Antelope, mengklaim kepada Alford bahwa dia bertindak untuk membela diri dan tidak akan mengatakan apa-apa lagi tanpa kehadiran pengacaranya.

Taro Arai, pemilik restoran Sacramento Mikuni, mengatakan dia melihat keduanya saling mendorong sebelum Quinonez melakukan pukulan, TribunTravel melansir dari dailymail.

'Awalnya, mereka tidak berdebat. Mereka seperti 'lakukan ini, jangan lakukan itu, jangan lakukan ini, jangan lakukan itu.' Kemudian pramugari pun berkata, 'Jangan sentuh aku,' kata Arai kepada KTXL.

Dia memberi tahu Good Day Sacramento bahwa pramugari itu 'berdarah di mana-mana.'

'Wanita yang memukulnya ini kembali ke kursinya, mengenakan nasker- seperti tidak ada yang terjadi."

Juru bicara barat daya Chris Mainz mengatakan Quinonez mengabaikan peringatan awak penerbangan tentang mengenakan sabuk pengaman dan menyingkirkan meja nampannya.

"Penumpang itu berulang kali mengabaikan instruksi dalam standar pesawat dan menjadi kasar secara verbal dan fisik saat mendarat, '' katanya.

Baca juga: 7 Fakta Unik Pramugari, Tidak Kebal Jetlag hingga Terlatih di Segala Kondisi Pesawat

Insiden itu menandai peningkatan perilaku buruk penumpang pesawat dan membuat presiden serikat pramugari meminta lebih banyak petugas udara federal di pesawat dalam sebuah surat.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved