Breaking News:

Seberapa Sering Selimut di Pesawat Dicuci? Penumpang yang Sering Kedinginan di Pesawat Wajib Tahu

Namun bersihkah selimut yang disediakan di pesawat? Kira-kira seberapa seringkah selimut tersebut dicuci?

Penulis: Sinta Agustina
Editor: Sinta Agustina
stuff.co.nz
Ilustrasi selimut di pesawat 

Jika perlu, bawalah kain atau selimut tipis yang mudah dikemas untuk dipakai di pesawat.

Baca juga: Selebgram Curi Identitas dan Tipu Dana Bantuan Covid-19 untuk Liburan Mewah hingga Sewa Jet Pribadi

Jangan lepas sepatu di pesawat

Saat naik pesawat, jangan sekali-sekali melepas alas kaki.

Terlebih jika berjalan di lorong kabin tanpa menggunakan alas kaki.

Pramugari yang bekerja di salah satu maskapai besar Amerika Serikat memberikan tanggapannya tentang penumpang yang melepas sepatu selama penerbangan.

"Pertama, tidak ada yang salah dengan melepas sepatumu saat duduk asalkan kamu menggunakan kaus kaki," tulis pramugari yang sudah bekerja di industri penerbangan selama 34 tahun.

"Saat ingin meninggalkan tempat duduk sekadar untuk jalan-jalan dan meregangkan otot atau pergi mencari minum dan toilet silakan pakai kembali sepatumu," lanjutnya.

Ilustrasi melepas alas kaki di kabin pesawat.
Ilustrasi melepas alas kaki di kabin pesawat. (TravelPulse)

Pramugari itu menjelaskan, kaus kaki biasanya terbuat dari bahan yang mudah menyerap keringat agar kaki tetap kering.

"Jadi pada dasarnya bahan itu sifatnya seperti spons," tambahnya.

Baca juga: Penumpang Tanpa Masker Batuk dan Buang Ingus Pakai Selimut di Pesawat, Kena Denda Rp 150 Juta

Oleh sebab itu, jika dipakai untuk berjalan di lorong kabin, tidak menutup kemungkinan kaus kaki akan menyerap apapun yang ada di lantai kabin.

"Misalnya kamu baru saja dari toilet dan kakimu basah kemudian kamu jalan keluar dari toilet melewati kabin dan membawa cairan (yang menempel di kaus kaki) dari toilet ke seluruh kabin yang kamu lewati hingga ke tempat dudukmu," sambungnya.

"Dan bayangkan saja, dengan memakai kaus kakimu itu kamu berjalan lewat galeri makanan. Sikap itu tidak sopan bagi pramugari dan penumpang lainnya," lanjut pramugari itu.

Daripada menggunakan kaus kaki, sebaiknya pakailah sepatu atau sandal untuk berjalan melewati lorong kabin.

(TribunTravel.com/Sinta A.)

Baca juga: Aksi Heroik 3 Petugas Bea Cukai Selamatkan Bayi yang Berhenti Bernapas 7 Menit di Pesawat

Baca juga: Pramugari Beberkan Rahasia Kotornya Meja Pesawat yang Jarang Diketahui Penumpang

 
 
 
 
 
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved