Breaking News:

8.000 Kendaraan Ditolak Masuk ke Jawa Tengah selama Periode Larangan Mudik 2021

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi merinci, hingga saat ini total sudah ada 28 ribu kendaraan yang diperiksa petugas di 14 titik pos penyekatan.

Editor: Sinta Agustina
KOMPAS.Com / KRISTIANTO PURNOMO
Kendaraan melintas di ruas jalan tol Solo-Sragen, Jawa Tengah, Minggu (26/6/2016). Ruas yang merupakan bagian dari Tol Trans-Jawa itu rencananya akan dibuka sementara untuk alternatif jalur mudik mulai H-7 Lebaran. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Polda Jawa Tengah menindak tegas pemudik yang memasuki wilayahnya sepanjang periode larangan mudik 2021berlaku.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi merinci, hingga saat ini total sudah ada 28 ribu kendaraan yang diperiksa petugas di 14 titik pos penyekatan.

Sebanyak 8.000 diantaranya telah diminta berputar balik karena tak memenuhi persyaratan.

"Di 14 pintu masuk untuk Yogya-Klaten itu hampir 3.700. Jateng-Jabar 3.000 an, Jatim-Jateng 2.000," terangnya saat meninjau arus lalu lintas di Pos Penyekatan Prambanan, Rabu (12/5/2021).

"Ini menandakan kita benar benar melaksanakan kegiatan operasi dengan sunguuh sungguh," tambahnya.

Baca juga: Mencicipi Nikmatnya Bakso Cendana, Kuliner Legendaris Langganan Keluarga Soeharto

Pengguna jalan melintasi kawasan proyek underpass yang dibuka untuk sementara waktu di simpang empat Kentungan, Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (29/5/2019). Selama masa arus mudik dan balik Lebaran, sebagian kawasan proyek underpass dibuka untuk mengurangi kepadataan lalu lintas.
Pengguna jalan melintasi kawasan proyek underpass yang dibuka untuk sementara waktu di simpang empat Kentungan, Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (29/5/2019). Selama masa arus mudik dan balik Lebaran, sebagian kawasan proyek underpass dibuka untuk mengurangi kepadataan lalu lintas. (TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri)

Selain menghalau pemudik, Polda Jateng juga melaksanakan pemeriksaan antigen secara acak.

Dari sekitar 1.800 pemudik yang menjalani tes swab, mayoritas menunjukkan hasil non reaktif.

Hanya ada satu pemudik yang dinyatakan reaktif swab antigen.

Disinggung pengawasan arus balik, Ahmad menjelaskan, skema pengawasannya tidak jauh berbeda dengan saat ini.

Petugas akan melakukan pemeriksaan kepada para pemudik yang menuju luar wilayah Jateng.

"Sama, posisinya tinggal diganti. Kalau sebelumnya sebelah kiri (arus kendaraan masu) ganti sebelah kanan," paparnya.

Petugas juga akan melakukan pemeriksaan dokumen perjalanan seperti surat keterangan bebas COVID-19 dan Surat Izin Keluar Masuk.

"Pemeriksaan menggunakan skala prioritas jadi minimal dia kembali ke jakarta dengan dokumen. Swab keterangan kerja dsb minimal itu," imbuhnya.

Bus dari armada Batik Solo Trans untuk menjemput pemudik ke Solo, Sabtu (4/4/2020).
Bus dari armada Batik Solo Trans untuk menjemput pemudik ke Solo, Sabtu (4/4/2020). (Instagram.com/@agendasolo)

Kepada masyarakat, Ahmad meminta untuk mematuhi peraturan pemerintah terkait larangan mudik.

Pasalnya ini menjadi bagian untuk memutus rantai penularan COVID-19.

"Dan sampai saat ini belum ada penyelesaian terkait COVID-19 sehingga kita harus menjaga kesehatan bersama-sama," tegasnya.

Baca juga: 10 Istilah yang Sering Diucapkan Pramugari saat Penerbangan, Pernah Dengar?

Tempat wisata di Magelang tutup selama libur Lebaran

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang akan menutup sejumlah tempat wisata selama libur Lebaran 2021.

Hal ini berkaitan dengan Magelang yang saat ini berstatus zona orange.

Dilansir dari Tribun Jogja, Kamis (13/5/2021), Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi mengatakan, penutupan tempat wisata merujuk pada Surat Edaran Bupati Magelang Nomor 443.5/1729/01.01/2021.

Keindahan Dusun Butuh, Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang yang kerap disandingkan dengan indahnya Nepal dan deretan pegunungan Himalayanya. Foto diambil pada bulan November 2019
Keindahan Dusun Butuh, Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang yang kerap disandingkan dengan indahnya Nepal dan deretan pegunungan Himalayanya. Foto diambil pada bulan November 2019 (TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri)

Serta mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 10 Tahun 2021 dan Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor 443.5/0007136, tanggal 4 Mei 2021.

"Mulai pusat, provinsi, sampai ke daerah, untuk daerah dengan zona oranye dan merah, tempat wisatanya ditutup. Kita mengikuti pedoman dari pusat sampai provinsi, jadi mohon maaf ini demi keselamatan bersama," jelasnya saat Konferensi Pers Penanganan COVID-19 Kabupaten Magelang di Ruang Command Center Setda kabupaten Magelang, Jumat (7/5/2021).

Ia melanjutkan, penutupan tempat wisata sebelumnya juga sudah diinstruksikan oleh Kapolri bagi lokasi wisata yang berada di zona orange dan merah.

Di mana, Magelang sendiri merupakan wilayah yang berstatus zona orange.

"Penutupan destinasi wisata ini, akan ditindaklanjuti oleh Dinas Pariwisata untuk segera diteruskan kepada destinasi-destinasi wisata yang ada di Kabupaten Magelang. Pemberlakuan Surat Edaran Bupati Magelang sendiri berlangsung sejak tanggal 4-17 Mei 2021," tuturnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul 8.000 Kendaraan Ditolak Masuk ke Jateng Sepanjang Periode Pelarangan Mudik.

Baca juga: Harga Tiket Masuk Jakarta Aquarium & Safari Selama Libur Lebaran 2021

Baca juga: Menguak Jejak Singer Castle, Istana yang Penuh dengan Jalan Rahasia dan Penjara Bawah Tanah

Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved