Breaking News:

6 Fakta Ketupat, Hidangan Lebaran Berbahan Dasar Beras yang Sering Disantap dengan Opor Ayam

Berbahan dasar beras, ketupat dimasak selama dua sampai tiga jam hingga mendapatkan tekstur ketupat yang padat.

Instagram/@uploadkompakan
Ilustrasi ketupat 

Sehingga masyarakat pada masa itu menggunakan warna janur yang tak sembarangan.

Fadly menambahkan bahwa warna kuning kehijauan memiliki makna sebagai meminta perlindungan Tuhan saat masa sebelum ajaran Islam masuk ke Indonesia.

Baca juga: 3 Cara Mencegah Ketupat agar Tidak Cepat Basi, Hangatkan Seperlunya

Baca juga: 5 Tradisi Unik Sambut Lebaran di Pulau Jawa, Ada Grebeg Syawal hingga Pawai Pegon

3. Berkaitan dengan tradisi animisme

Fadly juga mengatakan ketupat identik dengan tradisi animisme.

Terdapat tradisi masyarakat agraria yang tersebar di Nusantara yaitu menggantung ketupat di tanduk kerbau untuk mewujudkan rasa syukur karena panen yang dihasilkan.

ketupat
ketupat (redwiretimes.com)

Tradisi ini masih ada sampai sekarang, masyarakat yang masih melakukan tradisi ini menggantungkan ketupat yang masih kosong di depan pintu rumah.

Hal tersebut dipercaya dapat menolak bala atau pengaruh negatif yang mencoba masuk.

4. Disantap bersama kuliner akulturasi

Ketupat kerap kali dipadukan dengan hidangan Nusantara yang yang dipengaruhi kebudayaan negara lain.

Hidangan tersebut seperti kuah kari yang dipengaruhi kuliner India, atau gulai hidangan yang dipengaruhi oleh kuliner Arab.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved