Breaking News:

Turis Ini Harus Antre 10 Jam di Bandara karena Terjadi Perdebatan dari Para Staf

Wisatawan harus menunggu lama karena perdebatan tentanga kurangnya lembaran atau layar perspex di Bandara Heathrow.

Instagram.com/@heathrow_airport
Kawasan Bandara Heathrow London. 

Dia menyarankan kepala pihak bandara untuk menghindari pemasangan layar 'mahal' di stasiun kontrol paspor dengan harapan aturan jarak sosial akan segera dibatalkan, sehingga tidak memerlukan pengeluaran yang berlebihan.

Tetapi sumber Heathrow menolak klaimnya, dengan mengatakan masalahnya terletak pada Border Force yang tidak menyediakan cukup staf.

Dia menambahkan, "Komentarnya benar-benar konyol dan bukan itu masalahnya. Ini tergantung pada fakta bahwa pada akhirnya tidak ada cukup orang untuk mengatur perbatasan."

"Kami telah berbicara dengan staf Border Force, berkata, 'Apakah Anda ingin membungkus layar Perspex di sekitar bilik?' Border Force berkata, 'Tidak, itu tidak akan membuat perbedaan.' Jadi kami tidak bertahan untuk apapun."

Pada hari Jumat, direktur jenderal Border Force, Paul Lincoln mengaitkan waktu antrean yang lebih lama dengan petugas yang harus memeriksa semua pelancong yang datang melalui imigrasi.

"Untuk saat ini, penumpang harus menerima peningkatan waktu yang dibutuhkan di setiap tahap perjalanan mereka," katanya.

"Petugas Pasukan Perbatasan memerlukan waktu lima hingga sepuluh menit untuk menyelesaikan semua pemeriksaan yang diperlukan, yang berarti bahwa bahkan untuk penumpang yang paling patuh sekalipun, prosesnya mungkin membutuhkan waktu 14 atau 15 kali lebih lama."

Tadi malam, Kantor Dalam Negeri mengatakan, "Untuk melindungi kesehatan masyarakat, antrean dan waktu tunggu diprakirakan lebih lama karena pemeriksaan menyeluruh di perbatasan sangat penting untuk mencegah impor Covid-19. Petugas Border Force memanfaatkan semua meja dan layar Perspex digunakan sehingga petugas dapat melakukan pemeriksaan secara maksimal. Tidak akurat untuk mengklaim sebaliknya."

Bahkan penumpang dapat dipaksa untuk duduk di pesawat di landasan jika aula imigrasi menjadi terlalu sibuk, dan mereka mungkin dialihkan ke bandara Inggris lainnya atau bahkan hub Eropa.

Pakar industri Paul Charles, dari konsultan perjalanan The PC Agency, mengatakan "Ini adalah masalah mendesak untuk Kantor Pusat. Hal terakhir yang dibutuhkan Inggris adalah memulai kembali perjalanan pada 17 Mei tetapi memiliki antrean yang mempermalukan Inggris."

(TribunTravel.com/Nurul Intaniar)

Informasi seputar Bandara ada di sini.

Baca juga: 5 Negara di Dunia Tanpa Bandara, dari Vatikan hingga San Marino

Baca juga: Alasan Pilot dan Pramugari Tak Perlu Lewati Pos Pemeriksaan Keamanan Bandara, Sudah Tahu?

Ikuti kami di
Penulis: Nurul Intaniar
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved