Breaking News:

Tempat Wisata di Bogor Buka Selama Libur Lebaran, Wisatawan Lokal Wajib Bawa Surat Bebas Covid-19

Tempat wisata di Kabupaten Bogor akan tetap dibuka untuk kunjungan wisatawan lokal selama libur Lebaran 2021.

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Nurul Intaniar
Instagram/@suciati_kusumawardhani
Setu Tamansari Bogor, wisata alam di kaki Gunung Salak. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Bupati Bogor Ade Yasin mengimbau kepada masyarakat khususnya dari luar Bogor untuk menahan diri tidak berwisata ke Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Hal ini sejalan dengan adanya larangan mudik Lebaran 2021 yang diberlakukan mulai tanggal 6-17 Mei 2021.

"Percuma masuk Bogor saat larangan mudik pada 6-17 Mei, pasti diputarbalikan," kata Ade Yasin, Senin (10/5/2021) yang dilansir dari Wartakota Live.

Baca juga: Tak Bisa Mudik ke Bandung, Raffi Ahmad Akan Rayakan Lebaran di Jakarta Sambil Istirahat

Ia juga menyebutkan bahwa tempat wisata di Kabupaten Bogor tetap dibuka untuk warga lokal dengan protokol kesehatan yang ketat.

Sementara untuk wisatawan yang datang dari luar kota pasti kena penyekatan.

"Penyekatan di Kabupaten Bogor dilakukan di 8 titik batas wilayah termasuk Jakarta. Jadi secara otomatis mereka tidak akan bisa masuk, karena dijaga selama 24 jam dan 3 shift oleh petugas supaya tidak bocor masuk ke Bogor," ujarnya.

Menikmati Sunset di Taman Fathan Hambalang Bogor
Menikmati Sunset di Taman Fathan Hambalang Bogor (Instagram/tamanfathan_hambalang)

Baca juga: Panduan Aman ke Tempat Wisata saat Libur Lebaran 2021

Meskipun demikian, kegiatan wisata masih boleh dilakukan pada zona non merah, itupun hanya bagi warga lokal saja dengan protokol kesehatan yang ketat dan diawasi oleh Satgas Covid-19.

"Untuk masuk tempat wisata harus ada surat bebas Covid hasil Rapid Test Antigen yang berlaku satu hari dan swab test yang berlaku tiga hari,” terang Ade.

Ade menambahkan bahwa setelah masa larangan mudik, Pemkab Bogor tetap melakukan pengetatan sehingga yang mau menginap di hotel itu dipersiapkan surat-suratnya.

"Bagi yang sudah ada surat vaksin, tidak perlu pakai surat rapid antigen atau tes swab," jelas Ade.

"Selama libur lebaran ini, Tim gabungan TNI/Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, dan lain-lain akan terus memantau kondisi di lapangan," ujarnya.

Sementara itu, menjelang datangnya hari raya, pusat-pusat perbelanjaan di Kabupaten Bogor melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi melonjaknya pengunjung.

Cibinong City Mall (CCM), pusat perbelanjaan terbesar di Cibinong, akan memperketat protokol kesehatan sesuai dengan kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) yang dikeluarkan pemkab Bogor.

"Kami akan mengontrol jumlah pengunjung sesuai aturan PPKM yaitu 50 persen dari kapasitas gedung," kata Farah B Tropera, Marketing Communication CCM kepada Warta Kota.

Untuk menjaga kapasitas itu, CCM akan melakukan kontrol melalui manajemen parkir.

Baca juga: Sejumlah Tempat Wisata di Jogja Dibuka saat Libur Lebaran, Ini Syarat Bagi Wisatawan yang Berkunjung

"Kita akan melihat jumlah mobil dan motor yang masuk. Kalau parkir sudah penuh, kita akan arahkan ke tempat lain atau putar balik," ujarnya.

Namun, kondisi kapasitas penuh biasanya tidak pernah tercapai dalam satu waktu karena pengunjung keluar masuk.

"Kapasitas maksimal kita 40.000 pengunjung. Kalau 50 persen berarti 20.000 orang. Selama ini tidak pernah tercapai, paling tinggi 15.000-16.000 pengunjung dalam satu waktu," ungkap Farah.

Kalaupun terjadi lonjakan pengunjung, pengelola akan melakukan imbauan secara humanis agar konsumen yang baru datang mencari tempat lain.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved