Breaking News:

Asyik! Bendungan Kamijoro Jadi Magnet Tujuan Wisata Baru di Kabupaten Bantul

Keberadaan Bendungan Kamijoro ini tidak untuk irigasi persawahan dan pengendali banjir saja, namun juga menjadi destinasi wisata baru.

Instagram.com/@bendungkamijoro
Penampakan Taman Bendung Kamijoro dari atas 

TRIBUNTRAVEL.COM - Bendungan Kamijoro yang berada di aliran Kali Progo telah beroperasi dan diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 31 Desember 2019 lalu.

Keberadaan Bendungan Kamijoro ini tidak untuk irigasi persawahan dan pengendali banjir saja, namun juga menjadi destinasi wisata baru.

Bendungan Kamijoro berada tepat di Dusun Kaliwiru, Desa Tuksono, Kecamatan Sentolo, Kulon Progo.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan bendungan akan berkontribusi besar dalam pembangunan negara.

Baca juga: 15 Tempat Wisata di Sekitar Pulau Samosir untuk Liburan Akhir Pekan, Kunjungi Danau Sidihoni

Selain sebagai sumber air irigasi untuk meningkatkan intensitas tanam, memasok kebutuhan air baku, pengendalian banjir dan energi (PLTA), bendungan juga dapat menjadi ikon atau landmark kawasan, sehingga mampu membangkitkan destinasi wisata baru dan memicu pertumbuhan ekonomi lokal.

Bendung Kamijoro selain untuk mengairi Daerah Irigasi Pijenan seluas 2.370 hektare, juga berfungsi untuk memenuhi kebutuhan air baku sebesar 25 liter perdetik untuk Kabupaten Bantul.

Sebanyak 475 liter per detik untuk Bandara Internasional Yogyakarta serta kawasan Industri Sentolo di Kabupaten Kulonprogo.

Bendung Kamijoro juga dilengkapi dengan taman sebagai ruang terbuka publik untuk beragam aktivitas seperti bersantai, berolahraga, dan swafoto.

Baca juga: 20 Tempat Wisata Instagramable di Seoul Korea Selatan, Bisa Dikunjungi saat Pandemi Berakhir

Terdapat juga jembatan yang melintasi aliran Kali Progo dan fasilitas publik seperti mushola dan toilet yang disiapkan untuk para pengunjung.

Saat ini Bendung Kamijoro telah menjadi tujuan wisata bagi warga Kabupaten Kulonprogo, Bantul, Sleman, Gunung Kidul dan Kota Yogyakarta, bahkan dari luar Pulau Jawa.

Taman di Bendung Kamijoro berada di sebelah barat dengan luas sekira 40.000 meter persegi dan terdapat plaza terbuka yang dilengkapi tribun untuk duduk sambil menyaksikan pertunjukan, seperti fungsi amphitheatre (panggung di bawah penonton).

Bagian latar belakang tribun terdapat tulisan “Bendung Kamijoro” dengan Jawa yang biasa digunakan untuk swafoto pengunjung.

Sisi lain dari taman, terdapat shelter bertudung tenda raksasa yang dipakai pengunjung untuk berteduh.

Tak jauh dari tenda juga terdapat taman bermain bagi anak-anak seperti jungkat jungkit, ayunan, hingga luncuran.

Selain itu, taman juga dikemas menjadi kawasan pohon buah-buahan.

Sedikitnya ada sekira 300 pohon buah seperti jambu air, jambu kristal, sawo, kelengkeng, rambutan, dan mangga.

Di atas bendung terdapat jembatan cantik menyerupai Jembatan Ampera di Palembang, lengkap dengan hiasan tali baja sepanjang 161 meter dengan lebar tiga meter.

Kanan-kiri jembatan dipasang pengaman dan lampu penerang bagi orang yang menyeberang pada malam hari.

Jembatan ini juga sebagai penghubung Kabupaten Bantul dengan Kulon Progo, tepatnya antara Dusun Plambongan, Desa Triwidadi, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul dengan Dusun Kaliwiru, Desa Tuksono, Kecamatan Sentolo, Kulon Progo.

Keberadaan jembatan mempermudah dan mempersingkat waktu perjalanan masyarakat, sehingga tidak perlu memutar jauh.

Baca juga: 15 Tempat Wisata di Cilacap yang Eksotis, Ada Pantai Jetis hingga Benteng Pendem

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved