Breaking News:

Viral di TikTok, Pria Ini Ungkap Susahnya Membuang Sampah di Kutub Selatan

Video viral di TikTok memperlihatkan bagaimana susahnya membuang sampah di Antartika, Kutub Selatan.

TikTok/ joespinstheglobe
Dalam video TikTok yang diposting oleh Josiah Horneman dengan akun @joespinstheglobe, memperlihatkan proses pembuangan sampah di Antartika yang cukup melelahkan. 

Mengenakan topi berlapis bulu, sarung tangan kuning tebal, dan jaket merah tebal, Horneman membuka gerbang dan membawa bak yang penuh sampah ke dalam lift khusus kargo.

Dia menekan tombol lift, lalu menuruni tujuh tingkat tangga ke tingkat yang lebih rendah di bawah salju yang disebut "lengkungan logistik".

Kemudian, ia membuang sampah dari lift untuk memisahkannya menjadi daur ulang, tempat pembuangan sampah, dan limbah sanitasi.

Tapi membuang sampah di Antartika tidak hanya sampai di situ.

Baca juga: Kapal Pesiar ini Tawarkan Perjalanan Melihat Gerhana Matahari Total Pada Desember 2021 di Antartika

Horneman mengatakan bahwa timnya harus memadatkan sampah menjadi palet, yang disimpan di sana hingga musim panas ketika suhu cukup tinggi untuk membuang sampah dari stasiun.

Begitu suhu naik, hanya ada dua cara untuk mengeluarkan sampah dari sana, yakni dengan menerbangkan atau letakkan di kereta luncur khusus dan angkut melalui traktor sejauh 1.030 mil di atas salju dan es ke Stasiun McMurdo, puast operasi Amerika Serikat untuk proyek Antartika.

Menurut Perjanjian Antartika, semua limbah yang dihasilkan di benua itu harus dibuang, dan sampah akhirnya masuk ke sistem pengelolaan limbah di Selandia Baru, kata Horneman kepada Insider.

"Kami secara resmi adalah kelompok manusia paling terisolasi di tata surya," kata Horneman dalam video TikTok-nya.

Baca juga: Bongkahan Gunung Es Sebesar Kota New York Terpisah dari Benua Antartika

"Jauh lebih mudah untuk pulang dari Stasiun Luar Angkasa Internasional daripada dari sini pada saat ini," ungkapnya.

Meski sampah menumpuk selama berbulan-bulan, namun tidak menimbulkan bau yang begitu menyengat berkat suhu dingin yang ada di kawasan tersebut.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Muhammad Yurokha May
Editor: Nurul Intaniar
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved