Breaking News:

Kisah Tragis Tyke, Gajah Sirkus yang Ditembak Mati Polisi

Pada 20 Agustus 1994, Tyke si gajah mencoba melarikan diri dari sirkusnya yang kejam di Hawaii. Sayang justru kematian yang menantinya.

Gambar oleh Free-Photos dari Pixabay
Ilustrasi gajah 

TRIBUNTRAVEL.COM - Ditangkap dari Mozambik saat masih bayi pada 1973, gajah bernama Tyke dilatih sebagai hewan sirkus sejak usia dini.

Dikirim ke Amerika Serikat, Tyke dengan cepat dijual ke Hawthorn Corporation - perusahaan yang memasok hewan ke sirkus.

Sayangnya, Tyke kemudian mengalami pelecehan selama bertahun-tahun oleh pawangnya.

Tapi itu hanya masalah waktu sebelum Tyke melawan.

Sayangnya, pada hari yang menentukan pada tahun 1994 itu, jalanan Hawaii menjadi merah karena darah gajah.

Setelah beberapa pertunjukan di daratan Amerika Serikat, Tyke dikirim ke Honolulu.

Baca juga: 4 Kisah Memilukan Gajah Berujung Tragis, Dipaksa Parade hingga Angkut Turis

TribunTravel melansir dari allthatsinteresting, hewan berusia 21 tahun itu segera dibawa ke Neal S. Blaisdell Center untuk pertunjukan lainnya.

Namun Tyke punya rencana lain.

Tidak hanya dia membunuh pelatihnya, tetapi juga melukai perawatnya secara serius - yang membuat ngeri penonton.
Putus asa untuk melarikan diri, Tyke kemudian berlari kencang ke pintu keluar.

Berlari melalui jalan-jalan di luar, Tyke menikmati lebih banyak kebebasan daripada yang dia lihat selama sekitar dua dekade.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Ambar Purwaningrum
Editor: Ambar Purwaningrum
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved