Breaking News:

7 Kota Hantu Terbesar di Dunia, Oradour-sur-Glane Punya Masa Lalu yang Mengerikan

7 kota hantu terbesar di dunia dan kisah-kisah di baliknya, ada Wittenoom hingga Pripyat.

Flickr/ Verity Cridland
Oradour-sur-Glane, Prancis 

TRIBUNTRAVEL.COM - Tahukah kamu bahwa ada sejumlah wilayah yang dijuluki kota hantu di dunia ini?

Meskipun bangunan tetap berdiri kokoh, beberapa kota ini tampak terbengkalai dan ditinggalkan penghuninya.

Hal itulah yang membuat kota tersebut tampak menyeramkan hingga dijuluki sebagai kota hantu.

Melansir laman Insider, Jumat (30/4/2021), berikut ini 7 kota hantu terbesar di dunia dan kisah-kisah di baliknya.

Baca juga: Harga 5 Kapal Selam Canggih di Dunia, Seawolf Class Tembus Rp 79 Triliun

1. Wittenoom

Didirikan pada tahun 1946, Wittenoom lahir sebagai kota pertambangan di Australia Barat.

Wittenoom, Australia Barat.
Wittenoom, Australia Barat. (Flickr/ Michael Theis)

Ngarai di dekatnya dipenuhi dengan asbestos biru, bahan baku bangunan penting di awal abad ke-20.

Pada awal 1950-an, Wittenoom adalah kota terbesar di wilayah Pilbara.

Di tengah meningkatnya masalah kesehatan, penurunan permintaan asbes menyebabkan tambang ditutup pada tahun 1966 dengan sebagian besar penduduk pindah untuk mencari pekerjaan lain.

Wittenoom secara resmi ditutup pada tahun 2007 dan pemerintah Australia mengambil langkah-langkah untuk membatasi akses ke bekas kota pertambangan dan menghapusnya dari semua peta resmi.

Karena aktivitas penambangan yang berlangsung di sana, serat asbes masih ditemukan di lapisan atas tanah dan udara di sekitar Wittenoom sehingga berbahaya untuk menghabiskan terlalu banyak waktu di kota.

2. Varosha

Varosha, Turki
Varosha, Turki (Flirkr/ Adam Jones)

Sepanjang awal 1970-an, Varosha adalah salah satu tujuan wisata paling populer di dunia.

Pada tahun 1974, Turki menginvasi Siprus.

Saat pasukan Turki dan Yunani yang berlawanan turun ke daerah sekitar Varosha, penduduk melarikan diri untuk keberlangsungan hidup mereka.

Varosha tetap ditinggalkan dan di bawah kendali Militer Turki sejak 1974.

Kawasan itu telah dipagari, dan tak seorang pun kecuali personel militer dan PBB yang diizinkan masuk ke sana.

Ada banyak upaya untuk menengahi kesepakatan yang sekali lagi akan membuka Varosha, tetapi tidak ada yang disepakati.

3. Ashgabat

Ashgabat, Turkmenistan
Ashgabat, Turkmenistan (Flickr/ Peretz Partensky)

Presiden Saparmurat Niyazov berencana untuk menciptakan "era keemasan Turkmenistan" pada tahun 1991 dengan pembangunan Ashgabat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved