Breaking News:

TRIBUNTRAVEL UPDATE

TRAVEL UPDATE: Berkunjung ke Masjid Shiratal Mustaqim, Wisata Religi di Kota Samarinda Kaltim

Jika kamu berada di Samarinda, salah satu tempat wisata religi yang wajib dikunjungi adalah Masjid Shiratal Mustaqim.

Instagram/@prayogoexplore
Masjid Shiratal Mustaqiem, di Samarinda, Kalimantan Timur. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Wisata religi bisa menjadi pilihan bagi umat Muslim yang ingin beraktivitas selama bulan Ramadan.

Di Kota Samarinda ibukota Provinsi Kalimantan Timur, salah satu kota kaya minyak bumi dengan kemajuan yang cukup pesat.

Di kota ini berdiri megah Stadion Utama Palaran yang hingga kini masih tercatat sebagai stadion sepakbola termewah di tanah air.

Kota ini juga memiliki Islamic Center Samarinda yang menjadi salah satu Islamic Center termegah dan terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Baca juga: TRAVEL UPDATE: Serunya Berlibur ke Flora Wisata San Terra, Taman Bunga Malang yang Instagramable

Masjid Shiratal Mustaqiem, tempat wisata religi di Samarinda, Kalimantan Timur.
Masjid Shiratal Mustaqiem, tempat wisata religi di Samarinda, Kalimantan Timur. (Instagram/@prayogoexplore)

Di Samarinda Seberang ada sebuah kampung yang bernama “Kampung Mesjid”.

Kata “Mesjid” pada nama kampung ini memang merujuk pada sebuah masjid yang sudah berdiri ditengah kampung tersebut sejak abad ke 19.

Masjid tersebut merupakan masjid tertua di kota Samarinda dibangun pada tahun 1881 dengan nama Masjid Jami’ dan sejak tahun 1960 namanya berganti menjadi Masjid Shirothal Mustaqim.

Nah, jika kamu berada di Samarinda, salah satu tempat wisata religi yang wajib dikunjungi adalah Masjid Shiratal Mustaqim ini.

Masji Shirothal Mustaqim tepat berada di Jalan Pangeran Bendahara, Kelurahan Masjid, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, propinsi Kalimantan Timur.

Untuk mencapainya dari pusat kota Samarinda, harus menyeberangi sungai Mahakam melalui Jembatan Mahakam.

Masjid Shiratal Mustaqim dibangun dalam kurun waktu empat tahun, dari 1881 Masehi atau 27 Rajab sampai 1884 Masehi.

Masjid bersejarah tersebut diresmikan oleh Sultan Kutai Kertanegara Aji Muhammad Sulaiman pada 27 Rajab 1311 H.

Menurut informasi sekretaris Pengurus Masjid Shiratal Mustaqiem Ishak Ismail, Masjid Shiratal Mustaqiem dibangun Habib Abdulrahman bin Muhammad Assegaf.

Dia adalah seorang ulama dari Pontianak Kalimantan Barat keturunan Habib Zuriyat dari Rasul.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved