Breaking News:

Rekomendasi Kuliner

Jadi Langganan Pejabat hingga Artis, Ini Sajian Soto Betawi Haji Ma'ruf yang Legendaris

Soto Betawi Haji Ma'ruf, kuliner legendaris di Jakarta yang jadi langganan para pejabar hingga artis Tanah Air.

Instagram/ @njomany
Soto Betawi H. Ma'Ruf, salah satu kuliner legendaris di Jakarta. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Para penikmat kuliner di kawasan ibu kota mungkin sudah tak asing dengan Soto Betawi Haji Ma'ruf.

Tempat makan tersebut kerap kali menjadi tujuan bagi penikmat sajian soto Betawi berkuah santan susu yang nikmat.

Melansir laman Tribun Jakarta, Soto Betawi Haji Ma'ruf memang cukup terkenal karena sudah eksis sejak tahun 1940-an.

Bahkan, pelanggan di sini sudah lintas generasi.

Baca juga: Mencicipi Roemi, Es Krim Legendaris di Jogja yang Lembut dengan Aneka Pilihan Rasa

"Awalnya dari Kakek saya, Haji Ma'ruf. Sebenernya pas pertama kali jualan, itu dia dari sebelum kemerdekaan (RI) kurang lebih tahun 1940-an," kata Mufti Maulana, cucu dari Haji Ma'ruf.

Mufti bercerita, cikal bakal Soto Betawi Haji Ma'ruf sudah ada dari sebelum kemerdekaan Indonesia, tahun 1940-an.

Kala itu, sang kakek Haji Ma'ruf berprofesi sebagai kuli bangunan dan juga sopir.

Kemudian usaha menjual Soto Betawi ini dijadikan selingan ketika sedang tak ada tawaran pekerjaan.

"Jadi sebenernya jualan soto itu, saat itu pas jadi kuli gak ada, jadi sopir gak ada, akhirnya jualan soto Betawi, itu di 1940an. Dulu, jualan keliling dipikul," kata Mufti.

"Lalu pelanggan mulai banyak akhirnya tahun 1960an bertempat kaki lima, tendaan. Eh ternyata rame. Karena rame akhirnya terusin aja usaha soto ini," imbuhnya.

Jika kalian berburu kuliner di Jakarta, sayang rasanya jika melewatkan kenikmatan Soto Betawi Haji Ma'ruf ini.

Selain dikenal legendaris, konon menurut Mufti usaha yang dirintis sang kakek ini adalah pelopor soto Betawi dengan kuah campuran santan dan susu pertama dengan rasa yang tak pernah berubah.

Kini, pelanggan Soto Haji Ma'ruf pun sudah tersebar, mulai dari masyarakat biasa, sampai kalangan artis dan pejabat.

"Langganan pejabat ya Alhamdulillah, ada Fahira Idris, dia masih sering makan di sini. Terus keluarga Bakrie, dia langganan juga. Biasanya kalau setiap Idul Fitri suka open house, mereka pesan kita, selalu catering. Masih langganan juga," imbuhnya.

Selain ada Fahira Idris, juga keluarga Bakrie, Presiden Jokowi, Gubernur Anies Baswedan, sampai Sandiaga Uno juga pernah makan di sini.

Beberapa selebriti Tanah Air bahkan juga kerap mampir untuk mencicipi Soto Betawi khas Haji Ma'ruf.

Jika ingin mencicipinya, ada sejumlah cabang Soto Betawi Haji Ma'ruf di Jakarta yang bisa kamu kunjungi.

Di antaranya cabang Komplek Taman Ismail Marzuki, Pramuka, Gondangdia, dan Tebet Raya.

Sempat Jadi Langganan Istri Soekarno, Inilah Warung Nasi Bu Eha yang Legendaris di Bandung

Liburan ke Bandung, kurang lengkap jika tak mencoba beragam kulinernya.

Bandung diketahui memiliki sejumlah kuliner lezat nan menggugah selera.

Bahkan, beberapa di antaranya sudah terbilang legendaris.

Seperti halnya Warung Nasi Bu Eha yang bisa kamu temukan di Jalan Cihapit Bandung.

Lokasinya berada di dalam Pasar Cihapit yang merupakan pasar tertua di Bandung.

Melansir laporan wartawan Tribun Jabar, Rezeqi Hardam Saputro, warung nasi ini sudah berdiri puluhan tahun.

Meski demikian, hingga kini Warung Nasi Bu Eha masih menjadi tempat makan favorit bagi warga Bandung.

Hal tersebut diceritakan langsung oleh Bu Eha, pemilik sekaligus anak dari pendiri Warung Nasi Bu Eha.

Bahkan, Presiden Soekarno selalu memesan makanan di sini melalui istrinya, Ibu Inggit Garnasih.

"Jadi dulu mertua saya, Aisyah, adalah teman dekatnya Ibu Inggit. Jadi setiap Presiden Soekarno datang ke Bandung, Ibu Inggit dan mertua saya selalu pesan makanan di warung saya untuk Presiden Soekarno," ujarnya.

Warung Nasi Bu Eha, kuliner legendaris di Bandung yang sempat jadi langganan istri Bung Karno.
Warung Nasi Bu Eha, kuliner legendaris di Bandung yang sempat jadi langganan istri Bung Karno. (Instagram/@otwkurus_)

Selain Presiden Soekarno, Bu Eha mengatakan tokoh-tokoh di Indonesia seperti Guruh Soekarno Putra dan Ridwan Kamil juga sering datang ke warung miliknya.

Bahkan Ridwan Kamil, lanjut Bu Eha, hampir sebulan dua kali mengunjungi warungnya bersama istri dan kerabat-kerabatnya.

Warung Nasi Bu Eha menjual makanan khas Sunda semisal pepes ikan, pepes ayam, perkedel, ayam goreng, ikan goreng, paru, dan masih banyak lagi.

Bu Eha mengaku, dalam sehari ia bisa mendapatkan omset berjuta-juta.

"Alhamdulillah sehari bisa dapat sekira Rp 5 juta, karena untuk beli ikan, ayam, dan daging sapi saja sudah sekira Rp 2 juta," ujar Bu Eha sambil tersenyum.

Di dinding warung terdapat foto-foto Presiden Soekarno yang menurut Bu Eha adalah pemberian dari keluarga Soekarno di Blitar.

Jika tertarik untuk mencobanya, kamu bisa langsung datang ke Pasar Cihapit Bandung.

Warung Nasi Bu Eha buka setiap hari Senin sampai Sabtu dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

Baca juga: Gado-Gado Direksi, Kuliner Legendaris Jakarta Langganan Gus Dur hingga Megawati

Baca juga: Kupat Tahu Pojok Magelang, Kuliner Legendaris Langganan SBY yang Tetap Eksis hingga Kini

Baca juga: Mencicipi Lezatnya Lomie Imam Bonjol, Kuliner Legendaris Bandung Favorit BJ Habibie

Baca juga: Mencicipi Nikmatnya Nasi Pecel 99, Kuliner Legendaris Madiun yang Jadi Langganan SBY

Baca juga: Nikmatnya Mie Ayam Engko A Hin, Sudah Berjualan Lebih dari 40 Tahun dan Tetap Eksis hingga Kini

(TribunTravel.com/Mym)

Baca selengkapnya soal rekomendasi kuliner di sini.

Ikuti kami di
Penulis: Muhammad Yurokha May
Editor: Nurul Intaniar
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved