TRIBUNTRAVEL.COM - Hari Bumi yang diperingati setiap 22 April adalah momentum yang dikhususkan untuk memberikan dukungan bagi perlindungan lingkungan.
Peringatan tersebut juga kerap dimanfaatkan para traveler untuk mewartakan terkait kondisi bumi dengan mengkampanyekan wisata ramah lingkungan.
Hal itu dilakukan agar para traveler dapat membuat wisata berkelanjutan, tanpa meninggalkan jejak sampah sehingga wisata alam tetap lestari dan terjaga keasliannya.
Untuk itu, berikut TribunTravel rangkum 6 hal yang bisa dilakukan traveler untuk menjaga lingkungan.

1. Jangan buang sampah sembarangan
Menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas dari sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pengelola wisata saja, tapi harus menjadi tanggung jawab semua pihak, termasuk wisatawan.
Menjaga kebersihan lingkungan dapat dimulai dengan hal-hal kecil, seperti tidak membuang sampah sembarangan.
Meski terdengar sepele, dampak yang ditimbulkan tentunya sangat besar, baik bagi kesehatan maupun kelestarian lingkungan.
Jadi, jika ingin menjadi traveler ramah lingkungan, buanglah sampah pada tempatnya ya!
2. Hemat energi
Sebagai traveler ramah lingkungan yang bertanggung jawab, hemat energi adalah bagian dari gaya hidup yang tidak boleh diabaikan.
Meskipun berada di lingkungan yang mudah untuk mengakses listrik, bukan berarti menyia-nyiakan listrik lantas menjadi pengecualian.
Banyak cara yang bisa dilakukan terkait pola hidup hemat listrik, mulai dari mengganti lampu hemat energi, mencabut charger jika sudah tidak digunakan, hingga mengubah sumber listrik dengan energi alternatif.
3. Hindari menggunakan barang sekali pakai
Sebagian traveler cenderung memilih barang sekali pakai karena dinilai lebih praktis dan sederhana.
Namun, penggunaan bahan dari plastik ternyata bisa berdampak lebih besar karena justru bisa menjadi penyebab utama pencemaran lingkungan.
Oleh karena itu, alangkah baiknya kalau kamu membawa barang pribadi yang tidak menggunakan bahan dari plastik, seperti membawa tas belanja , alat makan, membawa botol minuman dan sedotan sendiri yang semuanya bisa menggunakan bahan dari stainless steel.
4. Maksimalkan fitur e-ticket
Semakin banyak penggunaan kertas membuat tingkat penebangan hutan menjadi kian meroket.
Jadi, mengurangi penggunaan kertas menjadi salah satu aksi yang bijak untuk mendukung pelestarian hutan serta wisata ramah lingkungan.
Hal sederhana lainnya yang bisa dilakukan untuk meminimalisir penggunaan kertas adalah dengan tidak mencetak tiket fisik perjalanan dan memaksimalkan fitur e-ticket dalam berbagai kesempatan, seperti tiket penerbangan pesawat sampai tiket masuk destinasi wisata.
Baca juga: Liburan ke Langkat Bisa Nikmati 4 Wisata Alam Ini Sekaligus, Mau Coba?
5. Bijak menggunakan air
Salah satu langkah kecil namun signifikan untuk merawat bumi adalah hemat air. Shower adalah aktivitas yang sebaiknya tidak usah dilakukan agar sumber air di bumi tidak segera kering.
6. Pilih tempat penginapan yang ramah lingkungan
Selain transportasi, memilih akomodasi seperti tempat penginapan yang tepat menjadi hal yang cukup penting saat merencanakan liburan yang berkelanjutan.
Untuk menemukan penginapan yang ramah lingkungan, kamu bisa mencarinya pada aplikasi petunjuk wisata, maupun bertanya pada warga setempat.
Sebagai informasi, penginapan ramah lingkungan biasanya banyak menyuguhkan pemandangan alam yang menarik sehingga kamu tidak akan jenuh berlama-lama di penginapan.
(TribunTravel/Arimbi Haryas Prabawanti)
Baca juga: Harga Tiket Masuk Kebun Raya Indrokilo Boyolali Terbaru 2021 dan Fasilitas Menarik di Dalamnya
Baca juga: Liburan Akhir Pekan di Garut, 8 Tempat Wisata Alam Memukau Ini Tak Boleh Dilewatkan
Baca juga: Potret Keindahan 10 Wisata Alam di Majalengka, Cocok Buat Lepas Penat saat Liburan Akhir Pekan
Baca juga: Wisata Alam Sevillage, Tempat Glamping Asyik di Cianjur Buat Staycation Bareng Sahabat
Baca juga: Bosan dengan Suasana Kota, 7 Tempat Wisata Alam di Sekitar Jakarta Ini Bisa Jadi Pilihan