Breaking News:

Pesawat Ini Batal Terbang Setelah Ada Laporan Awak Kabinnya Positif COVID-19

Maskapai American Airlines tujuan Los Angeles yang dijadwalkan berangkat dari Australia pada Jumat (9/4/2021) membatalkan penerbangannya.

pexels.com
Ilustrasi pesawat terbang. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Maskapai American Airlines tujuan Los Angeles yang dijadwalkan berangkat dari Australia pada Jumat (9/4/2021) membatalkan penerbangannya setelah adanya laporan awak kabin positif COVID-19.

Penerbangan ini dibatalakan guna meminimalisir paparan COVID-19 dari awak kabin kepada penumpang dan kru lainnya.

American Airlines penerbangan 72 dengan layanan dari Sydney ke Bandara Internasional Los Angeles dijadwalkan berangkat pada pukul 09.00 waktu setempat.

Baca juga: Pramugari ini Anjurkan Penumpang Agar Tidak Bersandar di Jendela Pesawat, Mangapa?

Pembatalan penerbangan ini dikonfirmasi oleh Juru Bicara American Airlines kepada Foxnews.

Ia menyebutkan bahwa penerbangan itu dibatalkan karena kemungkinan hasil test COVID-19 positif oleh anggota kru sebelum keberangkatan.

Maskapai tersebut mengatakan tes COVID-19 telah dilakukan dan menunggu hasil laboratorium.

Ilustrasi pesawat dari maskapai American Airlines
Ilustrasi pesawat dari maskapai American Airlines (unsplash.com/@joshuahanson43)

"Kesejahteraan pelanggan dan anggota tim kami adalah prioritas utama kami. Semua pelanggan telah diakomodasi pada penerbangan besok dan telah disediakan akomodasi untuk malam itu," kata Juru Bicara American Airlines kepada Foxnews dalam sebuah pernyataan.

Semua anggota kru yang dijadwalkan untuk terbang dikarantina dan maskapai mengatakan itu mengambil prosedur pembersihan pesawat yang ditingkatkan.

Penumpang di dalam penerbangan yang akan datang yang dijadwalkan ulang untuk hari Sabtu (10/4/2021) terbang dengan pesawat berbeda yang berangkat pada pukul 11 ​​pagi, menurut situs web American Airline.

"Kami berhubungan erat dengan pejabat kesehatan masyarakat New South Wales dan bekerja untuk mengikuti semua langkah kesehatan dan keselamatan yang diperlukan," kata American dalam pernyataan itu.

Sydney telah memberlakukan aturan kesehatan dan keselamatan yang ketat untuk pilot dan pramugari, yang harus menjalani tes COVID-19 setelah mendarat saat bepergian ke luar negeri.

Mereka juga harus mengarantina dan menguji setiap lima hingga tujuh hari selama karantina dan tes ulang pada hari terakhir.

Ratusan Penerbangan Ditunda dan Dibatalkan

Ratusan penerbangan di Bandara Internasional Denver, Colorado, Amerika Serikat (AS), ditunda dan dibatalkan pada Selasa (1/12/2020) karena pengawas penerbangan dinyatakan positif Covid-19.

Akibatnya, lebih dari 40 penerbangan dibatalkan dan sekira 200 ditunda selama beberapa jam.

Melansir laman Simple Flying, fasilitas Federal Aviation Administration (FAA) kemudian dibersihkan sebelum operasi dapat dilanjutkan pada sore hari.

Seorang karyawan FAA yang bekerja di fasilitas FAA lapangan bandara dinyatakan positif Covid-19.

Ini memaksa penghentian total aktivitas bandara sekira pukul 15.00 waktu setempat.

Pemberhentian berlangsung hingga 15.30, sementara penundaan paksa serta manajemen lalu lintas hingga pukul 18.00.

Diperkirakan 45 penerbangan dibatalkan dan lebih dari 200 ditunda.

Setelah mengetahui hasil tes positif, pihak berwenang memindahkan karyawan ke fasilitas cadangan saat pembersihan berlangsung.

Menurut CBS Denver, karyawan akan bekerja di gedung terpisah pada hari Rabu karena ruang kerja akan menjalani pembersihan tambahan.

Tes Covid-19 dengan hasil positif tersebut bukanlah yang pertama terjadi di Bandara Internasional Denver.

Menurut FAA , karyawan Bandara Denver telah melaporkan tes positif pada 23 Oktober, 22 November, 27 November, dan 30 November.

Namun, tes sebelumnya tidak menyebabkan konsekuensi yang signifikan terhadap operasi, mungkin karena tes tersebut tidak melibatkan personel seperti pengawas lalu lintas udara.

Bandara Internasional Denver
Bandara Internasional Denver (Flickr/ Jeff Turner)

Di seluruh Amerika Serikat, sekitar 250 fasilitas FAA telah mengalami tes positif untuk COVID-19 sejak awal pandemi.

Jika memungkinkan, karyawan dipindahkan ke fasilitas cadangan untuk mempertahankan operasi.

Dalam beberapa kasus, seluruh fasilitas terpaksa ditutup saat pembersihan berlangsung.

Salah satu cara untuk menghindari penundaan di masa depan akan melibatkan sistem kendali lalu lintas udara jarak jauh.

Sebuah bandara di Swedia, Bandara Scandinavian Mountains memasang sistem ATC jarak jauh dengan melibatkan 17 kamera sudut lebar yang dikelola oleh tim yang berjarak 350 kilometer.

Sebagai alternatif, pihak berwenang dapat memiliki tindakan kontingensi yang lebih efisien jika terjadi tes positif.

Tonton juga:

Baca juga: Ini Alasan Kenapa Pintu Pesawat Tidak Bisa Dibuka Selama Penerbangan Berlangsung

Baca juga: Pilot Ini Ungkap Kemungkinan yang Terjadi Jika Mesin Pesawat Mati saat Penerbangan

Baca juga: Diskon Tiket Pesawat AirAsia hingga 60 Persen di Gelaran Super Sale, Catat Tanggalnya!

Baca juga: Pramugari Ini Ungkap Pentingnya Membuka Tirai Jendela Pesawat Saat Lepas Landas dan Mendarat

Baca juga: Viral VIDEO Pramugari Joget Senang Setelah 2 Penumpang Tanpa Masker Diturunkan dari Pesawat

(TribunTravel.com/ Ratna Widyawati)

Baca selengkapnya seputar Pembatalan Penerbangan Pesawat di sini.

Ikuti kami di
Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Nurul Intaniar
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved