Breaking News:

Ramadan 2021

Tradisi Puasa Ramadan dari 5 Negara di Dunia, Ada yang Keliling dan Kumpulkan Permen

Tradisi puasa Ramadan dari lima negara di dunia, di Uni Emirat Arab ada syarat untuk kumpulkan permen.

Editor: Nurul Intaniar
pexels.com
Ilustrasi permen dan manisan 

TRIBUNTRAVEL.COM - Tidak lama lagi umat Muslim seluruh dunia akan menjumpai Ramadan 2021.

Bulan Ramadan pertama di tahun ini jatuh pada Selasa (13/4/2021).

Bicara soal Ramadan tentu identik dengan berbagai wisata religi, kuliner, dan yang tak tertinggal adalah tradisi puasa Ramadan.

Untuk mengetahui lebih lanjut tradisi Ramadan 2021 apa saja yang dilakukan negara-negara di seluruh dunia saat bulan puasa tiba, yuk simak lebih lanjut berita di bawah ini.

Mengutip dari Culture Trip, berikut 5 negara di seluruh dunia yang melalukan tradisi indah saat Ramadan tiba.

Baca juga: Inspirasi 4 Resep Omelet untuk Sahur Ramadan, Sangat Praktis Buat Ditirukan di Rumah

Ilustrasi menunggu waktu berbuka puasa di bulan Ramadan
Ilustrasi menunggu waktu berbuka puasa di bulan Ramadan (Ahmad Ardity /Pixabay)

1. Meriam ditembakkan untuk buka puasa di Lebanon.

Banyak negara di Timur Tengah yang menembakkan meriam setiap hari selama bulan Ramadan untuk menandai berakhirnya puasa pada hari itu.

Tradisi itu disebut sebagai midfa al iftar, yang konon katanya telah dimulai di Mesir lebih dari 200 tahun yang lalu.

Saat itu, negara tersebut diperintah oleh penguasa Ottoman, Khosh Qadam.

Saat menguji meriam baru ketika matahari terbenam, Qadam secara tidak sengaja menembakkannya, dan suara yang bergema di seluruh Kairo mendorong banyak warga berasumsi bahwa ini adalah cara baru untuk menandai berakhirnya puasa.

Banyak yang berterima kasih atas inovasinya, kemudian sang putri, Haja Fatma, menyarankan agar hal tersebut dijadikan sebuah tradisi.

Praktik ini akhirnya menyebar ke banyak negara di Timur Tengah termasuk Lebanon.

Permen dan manisan
Permen dan manisan (pexels.com)

2. Anak-anak bernyanyi untuk mendapatkan permen di Uni Emirat Arab (UEA).

Tradisi haq al laila berlangsung pada tanggal 15 sha'ban, yakni bulan sebelum Ramadan.

Anak-anak berkeliaran di lingkungan mereka dengan mengenakan pakaian cerah.

Mereka mengumpulkan permen dan kacang dalam sebuah tas jinjing yang dikenal sebagai kharyta.

Semuanya dilakukan sambil menyanyikan lagu-lagu lokal tradisional.

Di Uni Emirat Arab, perayaan ini dianggap tidak terpisahkan dari identitas nasional Emirat.

3. Seheriwalas mengumumkan sahur di India.

Selama bulan suci Ramadan, seheriwalas akan berjalan-jalan di kota pada jam-jam menjelang pagi hari.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved