Breaking News:

Meksiko Tutup Situs Bersejarah Suku Maya karena Banyak Wisatawan Langgar Tidak Memakai Masker

Pemerintah memutuskan untuk menutup salah satu situs arkeologi paling populer di Meksiko selama liburan Paskah.

Gambar oleh Darvin Santos dari Pixabay
Chichen Itza di Meksiko. 

TONTON JUGA :

Fakta Unik Chichen Itza, Reruntuhan Misterius Peradaban Suku Maya di Meksiko

Suku Maya telah lama membangkitkan rasa ingin tahu para peneliti dan orang-orang di dunia karena banyaknya misteri yang menyelimuti peradaban pra-Hispanik tersebut.

Chichén Itzá (pengucapan: /tʃiːˈtʃɛn iːˈtsɑː/) merupakan suatu Situs Peradaban suku Maya di Meksiko pada abad 800 SM.

Menurut buku budaya suku Maya dari Chilam Balam, Chichén Itzá dibangun antara tahun 502-522 Masehi.

Suku Maya hanya menempatinya selama 200 tahun, kemudian mereka berpindah ke daerah pantai di Campeche.

Namun versi lain mengatakan, Chichen Itza dibangun sekitar 800 tahun sebelum masehi.

Wilayah Itza sendiri merupkan titik sentral dimana kompleks bangunan lainnya juga berdiri seperti Piramida Kukulcan, Candi Chac Mool, dan bangunan Seribu Tiang.

Piramida Kukulcan yang populer juga berada di kompleks situs bersejarah tersebut.

Piramida Kukulcan memang dipercaya sebagai pusat kegiatan politik dan ekonomi peradaban bangsa Maya yang terletak di Semenanjung Yucatan (kini wilayah Meksiko).

Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved