Breaking News:

5 Fakta Unik Penerbangan yang Jarang Diketahui Penumpang, Termasuk Alasan Pilot Tidak Berjenggot

Segala sesuatu tentang penerbangan pastinya telah dirancang dengan sangat baik untuk menjamin kenyamanan dan keamanannya.

anncapictures /Pixabay
Ilustrasi roda pesawat tempat penumpang gelap ini bersembunyi 

TRIBUNTRAVEL.COM - Meski sering bepergian naik pesawat, kita mungkin tidak benar-benar paham dunia penerbangan dan seluk-beluk pesawat.

Banyak fakta unik penerbangan yang tak diketahui penumpang.

Mulai dari jendela pesawat dibentuk bundar hingga alasan penumpang naik dari sebelah kiri?

Segala sesuatu tentang penerbangan pastinya telah dirancang dengan sangat baik untuk menjamin kenyamanan dan keamanannya.

Mengutip dari Bright Side, ada beberapa fakta unik pesawat terbang yang mungkin belum pernah kamu dengar sebelumnya.

1. Mengapa jendela pesawat bentuknya bundar?

Jendela pesawat berbentuk oval.
Jendela pesawat berbentuk oval. (dailymail.co.uk)

Pada awal 1950-an, de Haivillad mengembangkan Comet, pesawat jet komersial pertama di dunia.

Namun, perlu diketahui setelah setahun pesawat jatuh berkeping-keping.

Bahkan dalam beberapa bulan, sudah ada dua pesawat yang jatuh.

Para insinyur melakukan diagnosis pesawat dan akhirnya menemukan masalahnya.

Masalahnya adalah jendela pesawat berbentuk persegi.

Jendela persegi menyebabkan tekanan bertambah di sudut-sudut jendela.

Tekanan ini akan meningkat selama penerbangan.

Sehingga, diputuskan untuk membuat windows round.

Berkat keputusan tersebut, penerbangan menjadi lebih aman.

2. Mengapa pesawat punya ujung sayapnya melengkung?

Ilustrasi sayap pesawat Finnair
Ilustrasi sayap pesawat Finnair (Photo by Anne Nygård on Unsplash)

Selama penerbangan, tekanan terjadi lebih rendah di atas pesawat daripada di bagian bawah sayap.

Udara cenderung bergerak dari tekanan tinggi di bawah sayap ke tekanan rendah di atas sayap di sekitar ujung sayap.

Di masa lalu, ujung sayap lurus, dan aliran udara menyebabkan turbulensi yang parah.

3. Mengapa pesawat dicat putih?

Badan dan warna dasar pesawat kebanyakan selalu dicat putih.

Ada beberapa alasan yang berkaitan dengan hal ini.

- Refleksi panas

Jika sebuah pesawat dicat putih, ia mengakumulasi lebih sedikit panas.

Ini lebih baik untuk penumpang dan menguntungkan secara ekonomis untuk maskapai.

- Mencegah tabrakan dengan burung

Burung dapat melihat pantulan dari permukaan putih dengan lebih baik.

Sehingga tidak sering bertabrakan dengan pesawat terbang.

- Cat putih membantu mengetahui penyokan terkecil di badan pesawat

Detail putih mudah dikenali jika terjadi kecelakaan dan lebih mudah untuk melihat kerusakan.

4. Mengapa pesawat terlihat lebih luas?

Desainer interior pesawat menggunakan beberapa trik untuk membuat ruangan kabin lebih luas dari ukuran sebenarnya.

Misalnya saja, dinding memiliki bentuk tertentu untuk memantulkan cahaya dengan baik.

Penerangan antara langit-langit secara visual membuat langit-langit terlihat lebih tinggi.

Berkat trik ini, bagi orang yang menderita claustrophobia akan lebih mudah untuk bepergian dengan pesawat.

5. Mengapa pilot tidak memiliki jenggot?

Beberapa maskapai penerbangan tidak mengizinkan pilot memelihara jenggot.

Masalahnya, jenggot dapat menghentikan masker oksigen, dan tidak dapat terpasang dengan aman di wajah pilot.

Sehingga masker oksigen tidak beroperasi dengan baik.

Dalam keadaan darurat, pilot harus tetap sadar dalam menyelamatkan nyawa para penumpangnya.

Baca juga: Pesan Tiket Pesawat Emirates Jakarta-Dubai PP, Dapat Akomodasi Gratis 3 Malam di Hotel Bintang 5

Baca juga: Terparkir di Bandara, Pesawat Air France Terkena Aksi Vandalisme Pengunjuk Rasa

Baca juga: Baru Pertama Kali Naik Pesawat? Simak 10 Panduan Ini Supaya Tak Mengalami Kendala

Baca juga: Viral, Penumpang Mengaku Positif Covid-19 saat Pesawat Akan Lepas Landas

Baca juga: Penerbangan Ini Terpaksa Dialihkan Setelah Satu Penumpang Meninggal di Kabin Pesawat

(TribunTravel.com/ Ayumiftakhul)

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved