Breaking News:

Mantan Kru Kapal Pesiar ini Beberkan Peristiwa Mengerikan yang Jarang Diketahui Penumpang

Sebagai moda transportasi laut kapal pesiar kerap mengalami peristiwa yang mengerikan, dan hal ini jarang diketahui oleh penumpang.

Instagram.com/zonacrociera/
Ilustrasi kapal pesiar. 

Terkadang perjalanan semacam ini terlihat tanpa hambatan, namun perjalanan menggunakan kapal pesiar juga memiliki sejumlah kesalahan.

Seorang mantan pekerja awak kapal pesiar itu kemudian mengungkapkan kebenaran tentang kematian di atas kapal, atau lebih tepatnya di laut.

Bruns menjelaskan kalau beberapa kematian di atas kapal tidak pernah datang dengan penjelasan apa pun.

"Meskipun secara statistik sangat signifikan, kematian yang tidak dapat dijelaskan di kapal pesiar semacam ini memang terjadi," tulis Bruns.

Ia menjelasakan, kasus semacam ini sebagian besar terjadi di perairan internasional.

Kewajiban dan perilaku pelaporan jelas kurang dari altruistik.

Lebih lanjut ia mengatakan, kalau pihak kapal pesiar akan memalsukan laporan pers, karena orang membaca berita utama, bukan artikel.

“Apakah itu bunuh diri atau tidak, hal ini tidak = penting bagi para kritikus, yang menerkam setiap tanda kecerobohan jalur pelayaran. Sekalipun itu bunuh diri, berhari-hari bisa berlalu sebelum verifikasi dari otoritas darat, bahkan dengan kehadiran catatan," katanya.

Biasanya pada saat seperti ini muncul banyak berita sensasional yang membuat isi siaran sangat tidak proposional.

Bruns mengungkapkan kalau sebelumnya dia pernah berada di kapal pesiar dengan kasus kematian misterius yang terjadi ketika seseorang pergi ke laut.

Ia mengakatan, saat itu terjadi banyak rumor yang merajalela di kalangan penumpang dan awak kapal.

“Kisah utama dan yang pertama adalah bahwa terdapat orang yang sedang berbulan madu, kemudian mereka bertengkar dan ada dorongan," katanya.

“Namun ada kru lain yang punya pemikiran berbeda, ada kasus bunuh diri lainnya dan sebagian besar setuju. Untuk kasus bunuh diri semacam ini bahkan sering terjadi di kapal pesiar," ujarnya lagi.

Kasus semacam ini katanya sering terjadi karena penumpang biasanya sengaja menghabiskan setiap sen terakhir mereka pada minggu terakhir.

Kemudian penumpang tersbut meninggalkan kapal secara liar dan pada malam terakhir melompat keluar dari kapal.

“Cara apa yang lebih baik untuk memastikan ada yang akan menyelamatkan orang itu? Tapi di sisi lain ada berapa banyak orang yang melihat ke belakang kapal pada jam 3 pagi?," tanyanya.

“Mungkin akan ada satu orang yang selamat jika melakukan aksi seperti itu, tapi tidak mungkin kecuali kamu seorang pejuang,” jawabnya.

Bruns kemudian menjelaskan apa yang akhirnya dia dengar tentang kematian tragis itu.

"Dalam pelayaran gelap di luar rawa-rawa Louisiana, tidak ada yang tahu pasti apa yang terjadi serta apa yang menyebabkan kematian misterius itu," katanya.

Lebih lanjut lagi ia menjelaskan kalau penyelidikan kasus akhirnya diselesaikan di suatu tempat di darat, seperti yang selalu terjadi.

"Satu-satunya fakta yang diketahui secara pasti oleh kru adalah bahwa pria itu tidak pernah ditemukan sampai dia terdampar di Gulf Coast beberapa hari kemudian," katanya.

Menurut orang dalam jalur pelayaran yang berbicara kepada situs web pelayaran Cruise Critic, ada sekitar tiga orang tewas per minggu dalam kapal pesiar di seluruh dunia.

Kasus meninggalnya penumpang kapal pesiar semacam ini terutama sering terjadi di jalur yang biasanya membawa penumpang yang lebih tua.

Baca juga: TRAVEL UPDATE: Kapal Ferry Terguling dan Tenggelam di Kalbar, Basarnas Masih Selidiki Penyebabnya

Baca juga: Perusahaan Kapal Pesiar Ini Akan Mulai Berlayar Lagi di Perairan Italia pada Maret 2021

Baca juga: Video Viral di Instagram, Kepanikan Penumpang saat Kapal Diterjang Badai, Ini Kata ASDP

Baca juga: Viral di Medsos, Salah Satu Bangkai Kapal Terbesar di Dunia Terekam Kamera Google Maps\

Baca juga: Rencanakan Perjalanan Keliling Dunia 2023, Tiket Kapal Pesiar Ini Ludes Sehari

(TribunTravel/Zainiya Abidatun Nisa')

Ikuti kami di
Penulis: Zainiya Abidatun Nisa'
Editor: Abdul Haerah HR
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved