Breaking News:

Tolak Pakai Masker dan Sengaja Meninju Pramugari, Penumpang Ini Hadapi Hukuman Denda Rp 390 Juta

Penumpang maskapai Delta Air Lines hadapi hukuman denda sebesar Rp 390 juta akibat tindakannya yang tolak pakai masker dan menyerang pramugari.

Dok. Pribadi Molly Choma
Ilustrasi pramugari dan suasana pesawat di masa pandemi Covid-19. - Seorang penumpang hadapi denda sebesar Rp 390 juta akibat menolak mengenakan masker, lalu menyerang pramugari dengan menonjok mata kirinya. 

Sebuah video yang diposting pada 5 Januari 2021 menunjukkan seorang wanita berjalan ke Romney saat dia sedang bekerja di bandara dan kemudian menyebutnya sebagai "rasa malu yang menjijikan."

Dalam video tersebut juga ada sebuah klip yang menunjukkan orang-orang di pesawat meneriakkan kata "pengkhianat" pada Romney di pesawat.

Delta Air Lines
Delta Air Lines (News.com.au)

Bulan lalu, Delta Air Lines mengonfirmasi bahwa mereka memiliki hampir 900 orang dalam daftar hitam yang tak boleh terbang bersama mereka.

Orang-orang dalam daftar tersebut diblacklist karena melanggar kebijakan maskapai tersebut.

Undang-undang federal melarang penumpang untuk menyerang secara fisik atau mengancam untuk menyerang secara fisik awak atau siapa pun di dalam pesawat, kata FAA.

Jika mereka nekat melanggar peraturan ini, maka akan menghadapi denda sebesar 35.000 dolar (sekira Rp 500 juta) atau hukuman penjara.

Baca juga: Boeing Terkena Denda Sebesar Rp 94 Miliar dari FAA, Ini Penyebabnya

Baca juga: Pria Ini Didenda Rp 2,1 Miliar karena Palsukan ID Kru Maskapai Agar Bisa Terbang Gratis

Baca juga: Sering Dapat Perlakuan Tak Adil dari Pilot, Mantan Pramugari Ini Ungkap Caranya Balas Dendam

Baca juga: Pramugari ini Ungkap Rahasia yang Tidak Boleh Dilakukan Penumpang di Pesawat

Baca juga: Viral di Medsos, Pramugari Ingatkan Penumpang Jangan Pernah Pesan dan Minum Minuman Ini di Pesawat

Ikuti kami di
Penulis: ronnaqrtayn
Editor: ronnaqrtayn
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved