Breaking News:

Tolak Pakai Masker dan Sengaja Meninju Pramugari, Penumpang Ini Hadapi Hukuman Denda Rp 390 Juta

Penumpang maskapai Delta Air Lines hadapi hukuman denda sebesar Rp 390 juta akibat tindakannya yang tolak pakai masker dan menyerang pramugari.

Dok. Pribadi Molly Choma
Ilustrasi pramugari dan suasana pesawat di masa pandemi Covid-19. - Seorang penumpang hadapi denda sebesar Rp 390 juta akibat menolak mengenakan masker, lalu menyerang pramugari dengan menonjok mata kirinya. 

"Tidak ada yang lebih penting dari keselamatan karyawan dan pelanggan kami," kata Delta Air Lines.

"Kami tidak akan mentolerir kekerasan dalam bentuk apapun dan situasi ini sedang diselidiki."

"Itulah sebabnya dua penumpang yang tak mematuhi instruksi keselamatan oleh awak kabin diminta untuk turun dari pesawat tahun 1997, malam ini."

"Kami memohon maaf kepada para penumpang lainnya atas keterlambatan penerbangan yang terjadi," tulis Delta Air Lines dalam sebuah pernyataan, sesaat setelah insiden tersebut terjadi.

TONTON JUGA:

Pada bulan Januari, FAA menerapkan kebijakan yang lebih ketat pada perilaku nakal orang-orang.

Kebijakan ini diambil setelah anggota parlemen dilecehkan dalam penerbangan selama pemilihan presiden AS, kekerasan di Capitol AS, dan penumpang yang tidak mematuhi persyaratan masker terkait pandemi.

Pada saat itu, FAA mengatakan telah melihat adanya peningkatan insiden yang mengganggu, di mana penumpang maskapai penerbangan telah mengganggu penerbangan dengan perilaku mengancam atau kekerasan.

"Administrator FAA, Steve Dickson menandatangani kebijakan yang memerintahkan badan tersebut untuk mengambil tindakan tegas terhadap setiap penumpang yang mengganggu atau mengancam keselamatan penerbangan dengan hukuman mulai dari denda hingga hukuman penjara. Tidak ada peringatan!," bunyi sebuah tweet oleh FAA pada 13 Januari 2021.

Senator Mmitt Romney, R-Utah, termasuk di antara mereka yang dicela oleh para pendukung Donald Trump dalam penerbangan dari Salt Lake City ke Washington DC, tepat sebelum pemberontakan yang mematikan pada 6 Januari di Capitol AS oleh gerombolan pendukung Trump.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: ronnaqrtayn
Editor: ronnaqrtayn
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved