Breaking News:

Semua Penumpang Batuk Gara-Gara Ulah Penumpang Semprotkan Merica saat Pesawat Hendak Lepas Landas

Sejumlah penumpang dalam pesawat tujuan Florida ke New Jersey menjadi batuk karena ulah penumpang semprotkan merica sebelum lepas landas.

Flickr/ Melvinnnnnnnnnnn (FN2187)
Ilustrasi pesawat yang hendak lepas landas. 

Menurut laporan, pesawat mendarat dengan selamat dan petugas pemadam kebakaran memberitahu petugas bahwa mesinnya terlihat utuh.

Delta Air Lines menyatakan penerbangan DL2123 dari Atlanta ke Seattle dengan Boeing 757-200.

Pesawat melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Salt Lake karena masalah kinerja mesin.

Melansir Reuters, seorang juru bicara Delta mengatakan pesawat itu dialihkan "karena pilot sangat berhati-hati menyusul peringatan indikator menunjukkan kemungkinan masalah dengan salah satu mesinnya."

Penerbangan mendarat dengan selamat tanpa insiden dan diparkirkan ke hanggar tanpa bantuan.

Pihak Delta juga sedang berupaya mengakomodasi kembali pelanggan pada penerbangan selanjutnya.

Seseorang yang mengetahui masalah itu mengatakan masalah itu tidak mirip dengan kerusakan mesin pada penerbangan Boeing 777-200 United Airlines.

Insiden itu terjadi setelah United Airlines mengatakan akan menghentikan pesawat 777 mereka setelah mesin terbakar di atas Denver pada Sabtu (20/2/2021).

Pada Minggu (21/2/2021) Administrasi Penerbangan Federal (FAA) merilis pernyataan mengenai kerusakan mesin pesawat penerbangan United Airlines.

FAA menyatakan akan meningkatkan langkah-langkah untuk mencegah insiden seperti itu terjadi lagi.

"Setelah berkonsultasi dengan tim pakar keselamatan penerbangan saya tentang kegagalan mesin kemarin di atas pesawat Boeing 777 di Denver, saya telah mengarahkan mereka untuk mengeluarkan Petunjuk Kelayakan Udara Darurat, yang akan memerlukan inspeksi segera atau lebih lanjut dari pesawat Boeing 777 yang dilengkapi dengan Pratt & Mesin Whitney PW4000," kata Administrator FAA Scott Dickson.

Menurutnya, FAA meninjau semua data keamanan yang tersedia setelah insiden United Airlines.

Berdasarkan informasi awal, FAA menyimpulkan interval pemeriksaan harus ditingkatkan untuk bilah kipas yang unik untuk model mesin ini.

Model itu hanya digunakan pada pesawat Boeing 777.

"FAA bekerja erat dengan otoritas penerbangan sipil lainnya untuk membuat informasi ini tersedia bagi operator yang terkena dampak di yurisdiksi mereka," lanjut administrator.

Dickson mengatakan pakar keselamatan penerbangan FAA sudah bertemu dengan Pratt & Whitney dan Boeing.

Agenda itu berusaha menyelesaikan rincian Petunjuk Kelaikan Udara dan buletin layanan yang menyertai, untuk memastikan pesawat yang sesuai disertakan dalam pemeriksaan.

"Rincian pemeriksaan yang tepat akan ditentukan dalam perintah darurat," pernyataan Dickson mengakhiri.

Dalam pernyataan mereka sendiri, United Airlines mengatakan secara sukarela mematuhi pedoman FAA, yaitu untuk menghapus semua 777 pesawat dari layanan.

"Kami secara sukarela & sementara menghapus 24 pesawat Boeing 777 yang didukung oleh mesin seri Pratt & Whitney 4000 dari jadwal kami," unggah maskapai itu di Twitter.

Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved