Breaking News:

TRIBUNTRAVEL UPDATE

TRAVEL UPDATE: Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran ke Arah Barat Daya

Gunung Merapi dilaporkan kembali mengeluarkan awan panas guguran ke arah barat daya pada Rabu (24/2/2021).

Twitter/ @BPPTKG
Terjadi awan panas guguran di Gunung #Merapi tanggal 24 Februari 2021 pukul 06.31 WIB, amplitudo 31 mm, durasi 88 detik, tinggi kolom tak teramati karena puncak berkabut, estimasi jarak luncur 800m ke arah Barat Daya : hulu Kali Krasak, Boyong. 

Apakah memang ada sejarah soal transaksi jual beli di sana?

Menyandang nama 'pasar', bukan berarti Pasar Bubrah di Gunung Merapi adalah bekas atau masih jadi lokasi tempat jual beli secara harfiah.

Mengutip artikel terbitan Intisari, Pasar Bubrah di Gunung Merapi menyandang nama 'pasar' dikarenakan legenda yang menyebut bahwa lokasi ini adalah pasarnya para jin.

Mitos Pasar Bubrah di Gunung Merapi ini beredar dari mulut ke mulut antargenerasi.

Juru kunci legendaris Gunung Merapi, Mbah Marijan, bahkan mengakui hawa mistis yang ada di lokasi ini.

Dalam sebuah kesempatan Mbah Mijan pernah mengatakan bahwa Pasar Bubrah di Gunung Merapi merupakan lokasi sebuah kerajaan gaib.

Tenda para pendaki di kawasan Pasar Bubrah, Gunung Merapi.
Tenda para pendaki di kawasan Pasar Bubrah, Gunung Merapi. (TRIBUNTRAVEL.COM/SRI JULIATI)

Bagi para pendaki, legenda yang terkenal dari Pasar Bubrah di Gunung Merapi adalah adanya 'transaksi gaib'.

Tak jarang, beberapa pendaki dikisahkan mendengar suara bising layaknya pasar tradisional saat tengah memasuki Pasar Bubrah di Gunung Merapi.

Jika mendengar suara transaksi layaknya pasar, sudah menjadi tradisi di kalangan pendaki untuk melemparkan uang koin ke tanah.

Kemudian, setelah melempar uang koin, pendaki dianjurkan untuk memungut batu kerikil yang ada di sekitarnya layaknya usai membeli.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Muhammad Yurokha May
Editor: Nurul Intaniar
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved