Breaking News:

Lakukan Perjalanan dari Zona Merah, 4 Penumpang Ini Bohongi Petugas dan Kena Denda Rp 252 juta

Sebuah kebohongan telah menyebabkan empat penumpang yang terbang ke Inggris menghadapi denda masing-masing 17.900 dolar AS (Rp 252 juta).

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
goodnews.ee
Ilustrasi - Penumpang pesawat. 

Bandara Birmingham adalah satu dari lima bandara di Inggris, di mana penumpang yang ingin memasuki Inggris harus melakukan karantina mandiri di hotel.

Penumpang harus membayar 1.750 dolar AS (Rp 24,6 juta) untuk masa inap 10 hari mereka yang termasuk biaya hotel, transportasi dari bandara dan tes uji COVID-19.

Jika penumpang meninggalkan hotel karantina sebelum 10 hari, maka mereka akan dikenai denda 8.965 dolar AS (Rp 126 juta) dan maksimal 17.900 dolar AS (Rp 252 juta).

Pelancong harus tetap berada di kamar dan tidak boleh bertemu dengan orang lain.

Tonton juga:

Mereka juga akan dites pada hari kedua dan kedelapan dari masa isolasi, dan jika dinyatakan positif, maka akan dipaksa untuk memperpanjang masa karantina hingga delapan hari kedepan dengan biaya tambahan 269 dolar AS (Rp 3,7 juta) per malam.

Itu berarti penumpang yang dites positif selama mereka karantina akan menghadapi tambahan biaya 2.150 dolar AS (Rp 30,3 juta) dalam tagihan hotel.

Baca juga: Pramugari Beberkan Makna Rahasia di Balik Bunyi Dentingan saat Pesawat Take Off atau Landing

Baca juga: Bandara Soekarno-Hatta Tercatat Layani Dua Rute Penerbangan Tersibuk di Dunia Bulan Ini

Baca juga: Temuan Mengejutkan Para Ilmuwan, Ada Dunia Tersembunyi di Bawah Es Antartika

Baca juga: Muncul Asap di Kokpit dan Kabin, Pesawat Ini Mendarat dengan Selamat Meski Penerbangan Dialihkan

Baca juga: 5 Hal Seputar Turbulensi Pesawat yang Harus Kamu Ketahui, Tak Perlu Panik Jika Terjadi Guncangan

(TribunTravel.com/Ratna Widyawati)

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved