Breaking News:

Demi Uang Asuransi Rp 863 Juta, Pria Ini Dorong Istrinya yang Hamil dari Tebing Saat Berlibur

Hakan Aysal (40) ditangkap atas pembunuhan istrinya Semra Aysal (32) dan bayi mereka yang belum lahir saat berlibur ke Butterfly Valley di Mugla.

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
Newsflash / Australscope
Ini adalah foto terakhir Semra Aysal ibu hamil sesaat sebelum suaminya, Hakan Aysal, dituduh mendorongnya dari tebing. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Saat-saat terakhir seorang wanita hamil ketika liburan bersama suaminya terabadikan dalam sebuah foto.

Pasangan suami istri ini tampak tersenyum ke arah kamera beberapa saat sebelum wanita hamil tersebut diduga didorong dari atas tebing hingga tewas.

Hakan Aysal (40) ditangkap atas pembunuhan istrinya Semra Aysal (32) dan bayi mereka yang belum lahir saat berlibur ke Butterfly Valley di Mugla, Turki pada Juni 2018.

Baca juga: Tertangkap Google Maps Street View, Sebuah Mobil dengan Dua Set Roda di Bagian Belakang

Hakan menyangkal tuduhan tersebut dan mengklaim bahwa istrinya meninggal setelah tidak sengaja terjatuh dari jurang.

Melansir news.com.au, Rabu (17/2/2021), jaksa penuntut menuduh Hakan mendorong istrinya dari tebing setinggi 305 meter sehingga dia bisa mendapatkan uang asuransi.

Semra Aysal, 32, dan anaknya yang belum lahir meninggal di Butterfly Valley di distrik Fethiye di kota Mugla, Turki tenggara.
Semra Aysal, 32, dan anaknya yang belum lahir meninggal di Butterfly Valley di distrik Fethiye di kota Mugla, Turki tenggara. (Newsflash / Australscope )

Istri Hakan yang hamil tujuh bulan tersebut tewas seketika.

Dalam dakwaan yang disiapkan untuk kejahatan pembunuhan yang disengaja, jaksa menyatakan Hakan merencanakan hal tersebut untuk mendapatkan jaminan uang asuransi sebesar 73.000 dolar AS (Rp 863 juta).

Jaksa penuntut menyatakan bahwa satu-satunya alasan mereka duduk di atas tebing selama tiga jam adalah agar dia bisa memastikan tidak ada orang di sekitar.

Begitu dia menyadari kondisi sepi, jaksa penuntut menuduh Hakan sengaja membunuh Semra dengan mendorongnya dari tebing.

Surat dakwaan juga mencatat bahwa Hakan telah mengklaim pembayaran asuransi beberapa saat kemudian, tetapi ditolak ketika berita penyelidikan itu terungkap.

Pengadilan Kriminal Tinggi Fethiye telah memutuskan bahwa Hakan akan ditahan karena pembunuhan berencana.

Dalam wawancara video, pengadilan mendengar dari saudara laki-laki korban, Naim Yolcu mengatakan, "Saat kami pergi ke Institut Kedokteran Forensik untuk mengambil jenazah, Hakan sedan duduk di dalam mobil."

"Aku dan keluargaku sangat sedih, tapi Hakan tidak terlihat sedih," imbuhnya.

Mr Yolcu menambahkan, "Adik saya selalu menentang mengambil asuransi. Namun, setelah dia meninggal, kami mengetahui bahwa dia memiliki tiga asuransi yang diambil oleh Hakan atas nama saudara perempuan saya."

"Selain itu, Hakan takut ketinggian, olahraga ekstrim apa yang akan dia lakukan saat dia takut ketinggian?," ujarnya.

Ditanya tentang polis asuransinya, Hakan berkata, "Saya tertarik pada olahraga ekstrim sejak 2014 yakni parasut, bungee jumping, arung jeram. Itulah mengapa saya memiliki asuransi jiwa sebelum saya menikah."

Hakan juga ditanya tentang pasal dalam asuransi kecelakaan diri yang menyatakan bahwa dia adalah ahli waris jika meninggal.

Ia berkata, "Saya tidak banyak memeriksa kebijakan tersebut. Bankir mengatur dokumennya."

"Saya hanya membawanya ke istri saya untuk ditandatangani. Saya tidak tahu bahwa ada kebijakan seperti itu," ungkapnya.

Dia juga membantah bertanggung jawab atas kematian istrinya, dengan mengatakan, "Setelah mengambil foto, istri saya meletakkan ponsel di tasnya."

Tonton juga:

"Kemudian dia meminta saya untuk memberinya telepon. Aku bangun dan kemudian mendengar istriku berteriak di belakangku ketika aku berjalan beberapa langkah untuk mengambil telepon dari tasnya," kata Hakan.

"Ketika saya kembali, dia tidak ada di sana. Saya tidak mendorong istri saya," lanjutnya.

Hingga saat ini investigasi sedang berlangsung.

Baca juga: Tingkat Stres Pilot Ternyata Sangat Tinggi Apalagi Sebelum Lepas Landas, Berikut Penjelasannya

Baca juga: Viral di TikTok, Karwayan Restoran Cepat Saji Ini Ungkap Cara Pembuatan Bawang Bombay, Netizen Mual

Baca juga: Mengenal Ampiang Dadiah, Kuliner Fermentasi Susu Kerbau Khas Minangkabau

Baca juga: Video Viral di Instagram, Kepanikan Penumpang saat Kapal Diterjang Badai, Ini Kata ASDP

Baca juga: Usai Viral karena Tegur Seorang YouTuber, Kini Eiger Bagi-bagi Diskon hingga 50 Persen

(TribunTravel.com/Ratna Widyawati)

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved