Breaking News:

Arkeolog Temukan Bukti Bahwa Stonehenge Pertama Kali Didirikan di Wales

Penemuan baru-baru ini mungkin menjadi titik terang bagi para ilmuwan untuk mengungkap asal-usul Stonehenge di Inggris.

Flickr/ thegarethwiscombe
Stonehenge, situs prasejarah di Inggris. 

Kedua lingkaran tersebut sejajar pada saat matahari terbit di pertengahan musim panas.

Fakta ini merujuk ke teori yang mengungkapkan bahwa pentingnya Stonehenge terkait dengan siklus matahari tahunan.

Setidaknya, ada kecocokan antara satu dari batu biru di Stonehenge dengan salah satu lubang yang ditemukan di lingkaran Welsh.

Parker Pearson, seorang profesor arkeologi di University College London, memimpin penyelidikan ini.

Dari temuannya, Pearson menunjukkan bahwa ketika orang yang tinggal di Wales bermigrasi, mereka membawa serta monumen mereka dan mendirikannya kembali di Stonehenge.

"Seolah-olah mereka menghilang begitu saja. Mungkin sebagian besar orang bermigrasi, membawa batu mereka, yang menjadi identitas leluhur mereka," kata Pearson kepada BBC.

Masih banyak misteri yang harus dijelajahi terkait Stonehenge, tetapi satu hal yang pasti adalah daya tarik monumen prasejarah ini hingga saat ini sebagai salah satu landmark yang paling banyak dikunjungi di Inggris.

Penemuan arkeologi terbaru dieksplorasi dalam film dokumenter yang disiarkan di BBC pada Jumat (12/2/2021) kemarin.

Ringheiligtum Pömmelte, Stonehenge di Jerman yang Berisi Kuburan Massal Misterius

Ketika senjata dan peralatan perunggu mulai muncul di seluruh Eropa, praktek aneh turut mengikutinya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Muhammad Yurokha May
Editor: Abdul Haerah HR
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved