Breaking News:

Asal-usul Salad, Hidangan Aneka Sayuran Mentah yang Sudah Ada Sejak Zaman Romawi

Awalnya salad hanya terbuat dari sayuran mentah yang disiram dengan minyak, cuka, dan garam pada masa Kekaisaran Romawi.

pixabay.com
Salad. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Salad merupakan makanan yang berisikan aneka jenis sayuran dalam satu piring.

Bukan hanya sayuran, tapi juga aneka buah-buahan segar dan daging.

Salad bisa dinikmati langsung tanpa tambahan saus, tapi salad juga lezat dinikmati dengan dressing untuk menambah cita rasa.

Dilansir dari Huffpost, walau hadir dengan banyak variasi, tapi awalnya salad hanya terbuat dari sayuran mentah yang disiram dengan minyak, cuka, dan garam pada masa Kekaisaran Romawi.

Selengkapnya, berikut asal usul salad yang ternyata sudah dikonsumsi sejak berabad-abad yang lalu.

Sejarah Salad

Kata salad berasal dari bahasa Latin, sal yang berarti garam.

Kemudian digabungkan menjadi kata salata yang berarti sayuran asin.

Dilansir dari Chicago Tribune, salad sudah ada sejak zaman Romawi kuno di mana saat itu masyarakat terbiasa mencelupkan selada ke dalam garam.

Saat itu, selada merupakan sayuran sekaligus makanan pokok orang Mesir, Romawi, dan Yunani kuno.

Kebiasaan mencelupkan selada ke dalam garam berubah menjadi mengasinkan sayuran dengan vinaigrettes.

Vinaigrettes dibuat dari kombinasi minyak zaitun, cuka, dna garam.

Pada akhir abad ke-14, seorang juru masak Raja Richard II membuat isian salad dari berbagai sayuran seperti daun mint, peterseli, hingga selada air.

Saat itu, salad juga ditambahkan dengan bawang putih, bawang bombai, dan daun bawang yang disiram dengan vinaigrettes.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved