Breaking News:

Maskapai Ini Berhasil Menyelesaikan Penerbangan Terpanjangnya, Total Durasi 15 Jam 36 Menit

Maskapai Lufthansa berhasil menyelesaikan penerbangan terpanjangnya dari Hamburg ke Kepulauan Falkland dengan durasi 15 jam 36 menit.

Flickr/ allen watkin
Ilustrasi maskapai penerbangan Lufthansa yang belum lama ini telah berhasil menyelesaikan penerbangan terpanjangnya. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Penerbangan terpanjang maskapai Lufthansa telah berhasil mendarat di Kepulauan Falkland.

Pesawat berangkat dari Hamburg pada Minggu (30/1/2021) pukul 21.23 waktu setempat, dan mendarat di Mount Pleasant di Runway 28 pada pukul 09.00 pagi waktu setempat.

Dilansir TribunTravel dari laman  Simple Flying, Selasa (2/2/2021), penerbangan terpanjang dari maskapai Lufthansa tersebut berdurasi 15 jam 36 menit dengan menggunakan Airbus A350.

Airbus A350 merupakan pesawat yang digunakan oleh Singapore Airlines untuk penerbangan komersial terpanjang di dunia, dari New York ke Singapura dengan durasi 18 jam 40 menit.

Baru-baru ini A350 milik Angkatan Udara Jerman juga menyelesaikan penerbangan terpanjang dari jenis tersebut, dengan waktu tempuh 19 jam 13 menit dari Cologne ke Canberra.

Kini, maskapai Lufthansa juga turut terlibat menggunakan Airbus A350 untuk mengoperasikan penerbangan terpanjanganya.

Baca juga: Tim Pilot Wanita Ini Berhasil Selesaikan Penerbangan Komersial Terpanjang di India

Lufthansa Airbus A350-900 berangkat dari Frankfurt menuju Hamburg.

Meskipun tidak biasa bagi Lufthansa untuk menerbangkan A350 ke Hamburg, penerbangan selanjutnya akan lebih mengesankan.

Pukul 21.23, tujuh menit lebih cepat dari jadwal, Airbus A350 diberangkatkan dari Hamburg dengan 16 awak dan 92 penumpang.

Lufthansa melarang penggunaan masker kain di pesawat.
Lufthansa melarang penggunaan masker kain di pesawat. (Flickr/ Melvinnnnnnnnnnn (FN2187))

Tujuan pesawat juga bukan yang biasanya dilayani oleh maskapai berbendera Jerman.

Setelah meninggalkan Hamburg, pesawat menuju Kepulauan Falkland di lepas pantai Argentina.

Total 92 penumpang dalam penerbangan tersebut akan bergabung dengan kapal penelitian Polarstern dalam ekspedisi Antartika.

Mengingat pembatasan perjalanan saat ini yang berlaku di seluruh dunia, penerbangan unik ini merupakan layanan yang diperlukan.

Kepulauan Falkland sebagian besar telah lolos dari pandemi COVID-19, dengan hanya 41 kasus yang telah terdaftar hingga saat ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved