Breaking News:

Masuk Daftar Merah, Emirates dan Etihad Airways Dilarang Terbang ke Inggris

Emirates dan Etihad Airways telah mengonfirmasi penangguhan semua layanan penerbangan penumpang ke Inggris sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Gambar oleh Rudi Nockewel dari Pixabay
Emirates dan Etihad Airways telah mengonfirmasi penangguhan semua layanan penerbangan penumpang ke Inggris sampai pemberitahuan lebih lanjut. 

Kru Emirates dan pilot yang mengoperasikan penerbangan ke Australia berada dalam gelembung selama 48 jam sebelum penerbangan mereka, hingga mereka kembali ke Dubai.

Tes PCR yang wajib dilakukan 48 jam sebelum penerbangan, kini sedang dilakukan untuk para staf Emirates di rumah mereka.

Mereka yang akan melapor untuk penerbangan kemudian harus melakukan karantina sendiri di rumah sampai mereka berangkat ke bandara.

Di Australia, staf Emirates harus mengikuti tes lain pada saat kedatangan, dan tetap di hotel mereka sampai mereka kembali ke Dubai.

Emirates memuji stafnya karena membantu maskapai penerbangan untuk segera memulai kembali layanan penumpang ke Australia.

"Ini merupakan beban tambahan bagi kru kami sebagai individu, untuk rostering kami, dan biaya operasional, dan karena itu keputusan ini dibuat setelah peninjauan dan pertimbangan yang cermat," kata juru bicara Emirates.

Baca juga: Pilot Emirates Diskors karena Tolak Terbangkan Pesawat ke Israel: Saya Tidak Menyesal

Baca juga: Maskapai Emirates Menangguhkan Seluruh Layanan Penerbangan ke Afrika Selatan

Baca juga: Emirates Rilis Pesawat dengan Kabin Kelas Ekonomi Premium, Seperti Apa Fasilitasnya?

Baca juga: Pertama Kali Selama Pandemi, Etihad Airways Operasikan Kembali Layanan Penerbangan ke Turki

Baca juga: Etihad Airways Terus Memperluas Jaringan Penerbangannya, Total Lebih dari 60 Tujuan

(TribunTravel.com/Muhammad Yurokha M)

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved