Breaking News:

Mengenal Fleur de Sel, Garam Langka dari Prancis yang Harganya Selangit

Ada banyak jenis garam di dunia, termasuk garam terkenal sebagai "kaviarnya garam" lantaran harganya yang mahal dan bergengsi.

Flickr/ stlbites.com
Ilustrasi garam. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Ada banyak jenis garam di dunia, termasuk garam terkenal sebagai "kaviarnya garam" lantaran harganya yang mahal dan bergengsi.

Garam tersebut adalah fleur de sel, garam langka dari Perancis.

Fleur de sel secara harfiah berarti bunga dari garam, mengacu pada bentuknya yang tipis berlapis-lapis dan tektur nan lembut.

Melansir The Spruce Eats, ada alasan mengapa fleur de sel bisa lebih mahal daripada garam lain.

Ada dua teknik umum untuk mendapatkan garam di dunia.

Teknik pertama melalui galian tambang garam, seperti yang berlaku saat mendapatkan garam himalaya.

Selanjutnya adalah teknik mengalirkan air laut di tanah kemudian menjemurnya dibawah sinar matahari, menguap, dan membentuk endapan kristal berupa garam.

Garam dari proses ini yang banyak dikonsumsi di Indonesia.

Sementara proses fleur de sel terbilang berbeda.

Dilansir dari Saltspringseasalt, fleur de sel didapat dengan cara mengumpulkan lapisan kristal tipis yang naik ke permukaan laut dangkal.

Layaknya bunga, lapisan ini mekar dan megapung di permukaan air laut.

Cara panennya harus diangkat dengan lembut menggunakan tangan.

Lapisan kristal tipis ini didapat di sepanjang pantai di Perancis, terutama daerah Brittany.

Namun demikian, lapisan garam seperti fleur de sel ini juga bisa ditemui di Yunani, Spanyol, Portugis, Meksiko, Brazil, dan Kanada.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved