Breaking News:

Pria Ini Hanya Konsumsi Sayur Khusus yang Ditanam di Dubai Selama Setahun

Seorang pria asal Kanada terima tantangan dengan hanya mengonsumsi sayuran khusus yang ditanam di Sustainable City di Dubai.

Instagram.com/@thesustainablecity
Salah satu lokasi di Sustainable City Dubai yang digunakan untuk menanan beragam jenis tanaman 

Di sini, Dunn membudidayakan tomat ceri, selada, dan lobak.

Untuk produk yang tidak bisa ditanam di Sustainable City Dubai, seperti minyak zaitun, beras, dan gula, dia melakukan barter dengan penduduk lain.

Sebagai imbalan atas makanan tersebut, Dunn memasok produk yang dia buat dari kayu daur ulang yang tersisa dari pekerjaan berkebunnya.

“Mengikuti ide ekonomi melingkar, saya mengubah kayu konstruksi menjadi alat pertanian perkotaan seperti pekebun dan tangki air, sehingga saya bisa berdagang dengan warga,” jelasnya.

Ide ekonomi melingkar didasarkan pada penggunaan kembali dan daur ulang produk dan bahan yang digunakan untuk hal-hal seperti produksi makanan, transportasi, dan pakaian.

Sektor ini dapat menghasilkan 4,5 triliun dolar pertumbuhan ekonomi global pada 2030, menurut penelitian oleh Accenture.

Lebih lanjut, secara global dilaporkan bahwa 1,3 miliar metrik ton makanan telah dikonsumsi setiap tahunnya.

Dengan banyaknya tanaman yang ditanam masyarakat, Dunn ingin menghindari limbah yang terkait dengan produksi dan transportasi komersial.

"Saya pikir ini lebih tentang tata cara berkebun," kata Dunn tentang proyek tersebut.

"Tetapi ini benar-benar tentang menumbuhkan komunitas. Ini merupakan pengalaman membangun sosial yang fantastis. Untuk ekonomi melingkar, sangat penting setiap orang mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang."

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Nurul Intaniar
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved