Breaking News:

Pertama Kali Selama Pandemi, Etihad Airways Operasikan Kembali Layanan Penerbangan ke Turki

Etihad Airways telah melanjutkan layanan penerbangan ke Turki dengan terbang dua kali dalam seminggu dari Abu Dhabi ke Istanbul.

Flickr/ ERIC SALARD
Ilustrasi maskapai penerbangan Etihad Airways 

Oman

Oman telah menutup perbatasan darat, udara, dan lautnya mulai 22 Desember untuk jangka waktu satu minggu.

Langkah itu diambil setelah wabah virus COVID-19 baru.

Sebagai tanggapan, Emirates telah menangguhkan penerbangan antara Dubai dan Muscat hingga setidaknya 28 Desember.

Etihad juga telah membatalkan penerbangan ke ibu kota Omani, larangan ini tetap berlaku sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Kuwait

Kuwait telah menangguhkan semua lalu lintas udara komersial hingga setidaknya 1 Januari 2021.

Negara itu juga merupakan negara non-Eropa pertama yang memberlakukan pembatasan pada pelancong yang terbang dari Inggris.

Penerbangan Emirates ke Kuwait ditangguhkan hingga 28 Desember, menurut juru bicara maskapai.

Etihad Airways telah membatalkan penerbangan penumpang antara Abu Dhabi dan Kuwait, dengan layanan ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Baca juga: Mulai Maret 2021, Etihad Airways Akan Mengoperasikan Penerbangan Harian ke Israel

Baca juga: Pertama Dalam Sejarah, Etihad Airways Buka Penerbangan dari Abu Dhabi ke Israel

Baca juga: Kurangi Limbah Makanan di Pesawat, Etihad Akan Gunakan Teknologi Kecerdasan Buatan

Baca juga: Etihad Airways Luncurkan Gelang Elektronik untuk Bantu Terapkan Aturan Karantina

Baca juga: Etihad Airways Tawarkan Asuransi Perjalanan Gratis Bagi Penumpangnya Jika Terjangkit Covid-19

(TribunTravel.com/Muhammad Yurokha M)

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved